VOICEINDONESIA.CO,Jakarta – 6 (Enam) orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) Diduga korban penempatan Non Prosedural (NP) di Arab Saudi meminta bantuan kepada pemerintah untuk memulangkannya ke Indonesia.
Enam PMI tersebut berasal dari berbagai daerah yaitu Karawang,Serang dan Lombok yang saat ini berada di penampungan di wilayah Jeddah Arab Saudi.
“Sudah lima bulan kami disini dan yang menjadi keluhan kami adalah tidak adanya ketetapan kontrak kerja yang jelas dan mental kami sudah down selama kami tinggal di penampungan,” kata PMI di Arab Saudi, dilansir dari video yang berdurasi 01.18 detik yang diterima VOICEINDONESIA.CO, Jumat (3/01/2025).
Baca Juga: 15 Hari Kerja, PMI di Taiwan Dipulangkan
Keenam PMI tersebut merasa Lelah menunggu lama di Penampungan,mereka berharap ada bantuan dari pemerintah Indonesia agar bisa mendapatkan bantuan untuk untuk pulang ke tanah air.
“Kami lebih lama tinggal di penampungan dari pada di rumah majikan. Jadi kami mohon kepada pihak pemerintah terkait dan Lembaga terkait untuk membantu memulangkan kami ke Indonesia. Kami sangat berharap kepada pemerintah terkait agar kami bisa pulang ke Indonesia,” ungkapnya.
Baca Juga: Imigrasi Denpasar tangani 138 pelanggaran WNA selama 2024
Adapun Enam PMI yang berada di Arab Saudi adalah sebagai berikut:
- Ani Kurniasih dari Karawang Jawa Barat
- Ibu Ihwaniah dari Serang Banten
- Novita Widiastuti dari Lombok
- Dania dari Lombok
- Nahduro dari Serang Banten
- Niloro Hani dari Lombok
Sampai berita ini ditayangkan tim redaksi VOICEINDONESIA.CO terus berupaya menghinpun data-data terkait dan informasi terbaru terkait kondisi PMI tersebut saat ini.