Pastikan Hak dan Kewajiban PMI, Kepala BP2MI Kunjungi Nunukan

by VOICE Indonesia - Afifah
0 comment

VOICEIndonesia.co, Tanjung Selor – Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani mengunjungi Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, dalam rangka memperkuat upaya perlindungan sekaligus memastikan hak dan kewajiban pekerja migran terpenuhi

“Kedatangan kami di Nunukan juga untuk memastikan penutupan celah dan memperkuat pengawasan di pintu-pintu perbatasan,” kata Benny di Nunukan, Jumat (14/06/2024).

Pada kunjungan kerja sejak Kamis (13/6) itu, Benny didampingi sejumlah pejabat Pemprov Kaltara, Pemkab Nunukan, dan BP2MI Nunukan.

Rombongan sempat meninjau tiga titik pintu keluar yang selama ini digunakan para pekerja migran untuk berangkat ke Malaysia.

“Kabupaten Nunukan merupakan pintu keluar utama bagi para pekerja migran yang bekerja di Malaysia,” ujar Benny.

Pada Jumat, rombongan Kepala BP2MI melanjutkan kunjungan kerjanya ke Tawau, Malaysia. Jajaran BP2MI hendak bertemu dengan para pekerja migran Indonesia yang bekerja di perkebunan kelapa sawit dan untuk memastikan kesejahteraan mereka.

“Kami ingin memastikan bahwa mereka mendapatkan perlakuan yang adil dari perusahaan tempat mereka bekerja,” tutur Benny.

Ia menegaskan bahwa negara hadir untuk melindungi setiap anak bangsa, termasuk para pekerja migran. Pihak BP2MI memastikan bahwa mereka tidak menjadi korban penempatan ilegal dan mendapatkan hak-haknya sebagai pekerja.

Baca Juga: BP2MI Sosialisasi Pencegahan TPPO, Empat Hal Ini Perlu Diperhatikan

Benny menekankan bahwa pekerja migran adalah penyumbang devisa terbesar kedua bagi negara setelah sektor migas. Pekerja migran merupakan pahlawan yang telah memberikan kontribusi besar bagi pembangunan bangsa.

“Oleh karena itu, negara wajib memberikan perlindungan kepada mereka dari ujung rambut hingga ujung kaki, termasuk memastikan anak-anak mereka mendapatkan pendidikan yang layak,” imbuhnya.

Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid menyambut baik kunjungan Kepala BP2MI dan optimistis kunjungan ini menghimpun bahan evaluasi dan referensi untuk pengambilan kebijakan terkait penanganan PMI di masa depan.

“Penanganan persoalan tenaga kerja Indonesia di Kabupaten Nunukan sudah semakin membaik berkat komunikasi dan koordinasi dengan BP2MI dan seluruh stakeholder terkait,” tutur Laura.

Ia menambahkan kunjungan Kepala BP2MI ke Nunukan merupakan langkah nyata pemerintah dalam memperkuat perlindungan bagi pekerja migran dan memberantas penempatan ilegal.

Diharapkan dengan upaya ini, kesejahteraan para pekerja migran dapat terjaga dan mereka dapat bekerja dengan tenang dan aman.

Sebelumnya pada Kamis (13/6), Kepala BP2MI mengunjungi tiga titik di Kabupaten Nunukan, yakni patok perbatasan Indonesia-Malaysia PB-02 Desa Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Tengah, Pangkalan TNI AL Nunukan Pos TNI AL Sei Pancang, dan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sei Nyamuk Sebatik.*

Baca juga

Leave a Comment

About Voice Indonesia

VOICE Indonesia Merupakan Rumah untuk berkarya, Menyalurkan Bakat, Ide, Beradu Gagasan menyampaikan suara Rakyat dari pelosok Negeri dan Portal berita pertama di Indonesia yang secara khusus mengulas informasi seputar Ketenagakerjaan, Juga menyajikan berita-berita Nasional,Regional dan Global . VOICE Indonesia dedikasikan bukan hanya sekedar portal informasi berita online biasa,Namun lebih dari itu, menjadi media mainstream online pertama di Indonesia,menekankan akurasi berita yang tepat,cepat dan berimbang , cover both side, reading tourism, user friendly, serta riset.

Kontak Voice Indonesia

HOTLINE / WHATSAPP :

Follow Voice Indonesia

Unduh Aplikasi Voice Indonesia

Ikuti Media Sosial Kami

Unduh Aplikasi VOICEIndonesia.co

@2023 – All Right Reserved Voiceindonesia.co