Pasien Covid-19 di Pakistan Meninggal Kekurang Oksigen

by VOICEIndonesia.co
0 comment

JAKARTA, AKUUPDATE.ID – Tujuh staf medis di rumah sakit Pakistan di non-aktifkan dari pekerjaannya, karena meninggalkan sejumlah pasien Covid-19 tanpa oksigen yang cukup selama beberapa jam.

Melansir AFP, Pihak berewenang menyatakan hal tersebut dilakukan setelah beberapa dakwaan diajukan atas kelalaian mereka, yang mengakibatkan jatuhnya korban.

Lima pasien di bangsal isolasi Covid-19 dan satu di unit perawatan intensif di rumah sakit yang dikelola pemerintah di Peshawar meninggal karena keterlambatan pasokan oksigen, sebuah laporan awal menyatakan pada Minggu malam (06/12/20).

“Kekurangan oksigen kronis tidak diketahui, tidak diawasi dan tidak terkendali,” ungkap laporan itu. Diketahui juga bahwa tidak ada pasokan oksigen cadangan yang telah disiapkan.

Baca Juga : Lonjakan Kasus Covid-19 diIndonesia Tunda Keberangkatan TKI

Direktur rumah sakit termasuk di antara mereka yang diskors dengan segera.

Taimur Saleem Jhagra, seorang menteri kesehatan provinsi, mengatakan kepada AFP bahwa pihak berwenang akan mengadakan penyelidikan rinci kedua selama lima hari kedepan.

“Rumah sakit kekurangan oksigen dari sekitar pukul 8 malam, kenapa mereka tidak bisa menyelesaikan masalah sampai setelah pukul 12 siang?” kata Jhagra.

“Beberapa staf sedang libur, beberapa absen dan tidak ada pengaturan alternatif, bahkan tim darurat pun tidak tersedia,” tambahnya.

Baca Juga : Menaker Ida Fauziyah Positif Covid-19

Juru bicara rumah sakit Farhad Khan mengatakan kepada AFP bahwa gangguan pasokan oksigen memengaruhi sekitar 200 orang, termasuk hampir 100 orang penderita Covid-19.

Kondisi itu mengakibatkan setidaknya 6 orang pasien meninggal dunia di rumah sakit tersebut.

Pihak rumah sakit sebelumnya menyalahkan pihak keterlambatan dari pemasok swasta. DIkatakan bahwa sebuah perusahaan berbasis di Rawalpindi gagal memenuhi permintaan yang meningkat.

Dari pihak Rumah sakit sebelumnya menuding keterlambatan dari pemasok swasta. Dikatakan, sebuah perusahaan di Rawalpindi gagal memenuhi permintaan yang meningkat.

Pakistan telah melaporkan lebih dari 400.000 kasus virus Covid-19, termasuk lebih dari 8.000 kematian sejak virus itu mulai mewabah di negara ini pada akhir Februari.

Unit perawatan intensif (ICU) di rumah sakit seluruh negeri sekarang hampir penuh. Pemerintah provinsi tengah berjuang untuk menangani beban kasus yang melonjak. (Alfin)

 

Baca juga

Leave a Comment

About Voice Indonesia

VOICE Indonesia Merupakan Rumah untuk berkarya, Menyalurkan Bakat, Ide, Beradu Gagasan menyampaikan suara Rakyat dari pelosok Negeri dan Portal berita pertama di Indonesia yang secara khusus mengulas informasi seputar Ketenagakerjaan, Juga menyajikan berita-berita Nasional,Regional dan Global . VOICE Indonesia dedikasikan bukan hanya sekedar portal informasi berita online biasa,Namun lebih dari itu, menjadi media mainstream online pertama di Indonesia,menekankan akurasi berita yang tepat,cepat dan berimbang , cover both side, reading tourism, user friendly, serta riset.

Kontak Voice Indonesia

HOTLINE / WHATSAPP :

Follow Voice Indonesia

Unduh Aplikasi Voice Indonesia

Ikuti Media Sosial Kami

Unduh Aplikasi VOICEIndonesia.co

@2023 – All Right Reserved Voiceindonesia.co