KUMAMOTO,AKUUUPDATE.ID-Pada pertemuan dengan Gubernur Kumamoto, Kabashima Ikuo yang berlangsung Senin (08/02), Duta Besar RI untuk Jepang, Heri Akhmadi menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin selama ini antara Prefektur Kumamoto dengan Provinsi Bali, baik di bidang pertanian maupun pendidikan.
“Kami mengupayakan agar kerja sama Bali dan Kumamoto ini dapat ditingkatkan hingga ke kerja sama perdagangan dan pariwisata, termasuk kerja sama sister province,” demikian ditegaskan Dubes Heri. Gubernur Kabashima menyampaikan bahwa saat ini Prefektur Kumamoto tengah menggandeng Japan International Cooperation Agency (JICA) untuk laksanakan berbagai proyek kerja sama konkret dengan Provinsi Bali.
Lebih lanjut, Gubernur Kabashima sampaikan harapan agar Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama Kumamoto dengan Provinsi Bali, yang secara resmi berakhir masa berlakunya pada tahun 2019 lalu, dapat segera diperpanjang melalui penandatanganan Letter of Intent dalam waktu dekat. Dengan demikian, momentum ini akan membuka jalan untuk meningkatkan level kerja sama antara Prefektur Kumamoto dan Provinsi Bali untuk menjadi sister province.
Baca Juga : Wonderful Indonesia Raih “Best Creative Destination” di Ajang Creative Tourism Awards
Kumamoto merupakan kota terbesar kedua di pulau Kyushu dengan populasi sekitar 730.000 orang. Dalam waktu dekat, kerja sama ini juga akan terlihat nyata dengan terpilihnya Kumamoto sebagai host town cabang olahraga badminton untuk Tim Bulu Tangkis Indonesia pada Olimpiade mendatang. Keberadaan Tim Bulu Tangkis Indonesia di Kumamoto diharapkan dapat memperkenalkan lebih jauh mengenai Indonesia kepada masyarakat Kumamoto dan mendorong lebih banyak kerja sama di masa depan.
Di sela-sela kunjungan ke Kumamoto, Dubes RI juga melakukan pertemuan dengan Direktur Jenderal Japan External Trade Organization (JETRO) Kumamoto, Kuga AKITO. Dalam pertemuan tersebut, Dubes Heri tegaskan pentingnya peningkatan kerja sama pertanian dan perikanan serta pemutakhiran terkait kebijakan ekonomi Indonesia, khususnya Omnibus Law dan rencana pendirian Indonesia Investment Authority (INA), lembaga pengelola Sovereign Wealth Fund Indonesia. Terkait INA, Dubes Heri secara khusus mengundang investasi dari Kumamoto pada sektor tematik seperti healthcare dan pusat inovasi tech-park di Bali.(*)