Pekerja Migran Indonesia

Kementerian P2MI - Bappenas Tingkatkan Kompetensi Pekerja di Pasar Global

Afifah - VOICEIndonesia.co26 Mei 2026 pukul 21.21 WIB
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy
Foto: Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy(Foto: dok./voiceindonesia.co/ist)
Iklan

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Dalam hal ini membahas langkah penguatan kompetensi tenaga kerja formal dan pengetatan sistem perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari hulu hingga hilir.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Mukhtarudin membeberkan data krusial dari Sistem Komputerisasi Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Siskop2MI) per 25 Mei 2026. 

Iklan

Tercatat ada lebih dari 314.000 peluang kerja formal di 10 negara penempatan besar, termasuk sektor kesehatan, yang saat ini belum tergarap optimal.

"Artinya, ada gap sebesar 76% yang belum terisi. Ini tantangan sekaligus peluang besar. Permintaan (demand) dari luar negeri sangat tinggi tetapi membutuhkan kompetensi khusus, baik dari segi keahlian (skill) maupun penguasaan bahasa," ujar Mukhtarudin.

Guna memberantas sumbatan gap kompetensi tersebut, Kementerian P2MI bergerak taktis merangkul 12 kementerian/lembaga untuk mengoptimalkan fasilitas vokasi. 

Langkah konkretnya meliputi pembentukan Migrant Center di 12 perguruan tinggi, integrasi draf materi migrasi dan bahasa pada tingkat SMK/SMA, serta kerja sama program Sekolah Rakyat bersama Kementerian Sosial untuk memberikan akses pelatihan gratis bagi warga kurang mampu.

Selain kesiapan kapasitas, Mukhtarudin menegaskan fokus utama institusinya sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto adalah penguatan perlindungan hukum dan pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). 

Pengetatan ini dipicu oleh tingginya angka deportasi PMI nonprosedural (undocumented) dari Malaysia setiap minggunya. 

Sebagai solusi, pemerintah memaksimalkan fungsi 23 BP3MI serta fasilitas shelter di wilayah perbatasan seperti Nunukan, Batam, dan Pontianak.

Iklan

Dari aspek hilirisasi ekonomi, Kementerian P2MI telah menggerakkan program Desa Migran Emas di 669 desa untuk edukasi literasi keuangan agar dana remitansi pekerja berubah menjadi draf investasi produktif. 

Pemerintah juga menggandeng Kementerian UMKM dan Kementerian Perdagangan guna membina purna-PMI lewat wirausaha berkelanjutan.

Mukhtarudin juga memaparkan program Quick Win SMK Global berkonsep "latih, kompeten, dan tempatkan" dengan target awal tahun 2026 mencapai 80 ribu peserta. 

Demi menyukseskan program ini, P2MI berharap penuh pada dukungan penganggaran dan perencanaan dari Bappenas agar kementeriannya efektif menekan angka pengangguran nasional.

Merespons hal tersebut, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy memberikan apresiasi tinggi dan menilai grand design serta peta jalan (roadmap) Kementerian P2MI sudah sangat komprehensif, tepat sasaran, dan sejalan dengan amanat luhur Pembukaan UUD 1945.

"Siapa pun warga negara kita yang ada di luar negeri, mereka adalah duta bangsa. Oleh karena itu, pekerja migran bukan hanya harus dilindungi, tetapi penampilan dan kapasitas mereka juga harus mencerminkan kualitas terbaik orang Indonesia," tegas Rachmat Pambudy.

Sebagai bentuk komitmen nyata, Bappenas menyatakan siap mengawal dan memberikan dukungan penuh dari sisi perencanaan dan penganggaran nasional bagi seluruh ekosistem strategis yang tengah dibangun oleh Kementerian P2MI agar manfaatnya segera dirasakan secara inklusif oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia. (af)

Pilihan Redaksi

Marak Penipuan Pendaftaran Titik SPPG, BGN Angkat SuaraNasional

Marak Penipuan Pendaftaran Titik SPPG, BGN Angkat Suara

Afifah·25 May 2026

Suka artikel ini? Beri apresiasi untuk sang penulis.

Berikan tanda suka secara gratis, atau kirim tips agar penulis tetap semangat.

Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Artikel Terkait

Pekerja Migran Indonesia

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

UMKM Showcase

Dukung usaha lokal Indonesia — ribuan UMKM terdaftar

Partner Kolaborasi
PusatRilis.id

Featured UMKM

UMKM Lainnya

Gratis

Citizen Journalism

Berita dari Warga untuk Warga

Punya Berita Menarik di Sekitarmu?

Bagikan cerita, foto, atau video kejadian di lingkunganmu. Suaramu penting untuk masyarakat!

Kirim Berita Sekarang

Made with Emergent

-->-->
Original text
Rate this translation
Your feedback will be used to help improve Google Translate
-->