Ekonomi

Sejumlah Harga Bahan Pangan di Surabaya Melonjak Pascalibur Panjang Idul Adha

Farhan Sunday Mahardika - VOICEIndonesia.co01 Juni 2026 pukul 20.52 WIB
1001035345.jpg
Situasi Pasar Soponyono, Rungkut, Surabaya Pasca Libur Panjang Iduladha 1447 H, Senin, 1 Juni 2026.
Iklan
Temukan lebih banyak
Referensi Geografis
Peta
Sejarah

VOICEINDONESIA.CO, Surabaya – Harga komoditas bahan pangan di Kota Surabaya, Jawa Timur, tepatnya di Pasar Soponyono Rungkut beberapa hari mengalami kenaikan harga pasca periode libur panjang sejak 27 Mei atau pelaksanaan Iduladha 1447 H hingga hari ini. Kenaikan yang paling dirasakan pedagang salah satunya bawang merah.

Salah satu pedagang di Pasar Soponyono, Warsih mengatakan harga bawang yang sebelumnya Rp. 55.000 per kg, saat ini naik menjadi Rp. 60.000 per kg. “Yang naik sekarang bawang merah, naik 5000 dari sebelumnya, apalagi pas lebaran kemarin malah lebih tinggi,” ujar Warsih.

Iklan
Temukan lebih banyak
Panduan Kota & Daerah
Sejarah
Referensi Geografis

Selain bawang, komoditas lainnya yang mengalami kenaikan seperti kubis, wortel, kentang dengan selisih kenaikan rata-rata Rp2000-5000 dari harga biasanya.

“Lainnya yang lagi naik sekarang ini kubis, wortel, kentang, tomat, tapi naiknya tidak signifikan, sekitar Rp2.000 sampai Rp5.000,” ucapnya.

Meski beberapa mengalami kenaikan, ada beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga seperti cabai besar dari Rp85.000 menjadi Rp65.000 per kilo. Lalu bawang putih dari Rp30.000 menjadi Rp28.000. Untuk komoditas lainnya diakui masih stabil.

Akibat kenaikan tersebut dirinya juga sempat mengeluhkan potensi penjualan pasca libur panjang ini sedikit menurun, sehingga harapannya harga komoditas bisa stabil kembali.

“Agak pusing juga ini mas, dari jam enam pagi tadi buka tidak seberapa ramai yang beli, semoga segera stabil sih,” ujarnya berharap.

Untuk penyebab perubahan harga di beberapa komoditas, dirinya menduga diakibatkan oleh beberapa faktor yakni harga yang sudah ditetapkan oleh distributor dan juga faktor cuaca yang tidak menentu.

“Penyebab pastinya kurang tahu sih mas, kira-kira ya harga dari tengkulak memang segitu atau faktor cuaca yang tidak menentu ini,” ucapnya.

Iklan

Meski terdapat fluktuasi harga di beberapa komoditas, pantauan di Pasar Soponyono Rungkut tetap terlihat ramai oleh pengunjung. Keramaian tersebut sudah dapat terlihat dari kapasitas parkir pasar yang sudah penuh sejak pagi hari.(fsm)

Pilihan Redaksi

Perlancar Kepulangan Jamaah Haji, Pemerintah Siapkan Koridor Khusus di BandaraNasional

Perlancar Kepulangan Jamaah Haji, Pemerintah Siapkan Koridor Khusus di Bandara

Sintia Nur Afifah·01 June 2026

Suka artikel ini? Beri apresiasi untuk sang penulis.

Berikan tanda suka secara gratis, atau kirim tips agar penulis tetap semangat.

Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow
#Tags:#Ekonomi

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Artikel Terkait

Ekonomi

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

UMKM Showcase

Dukung usaha lokal Indonesia — ribuan UMKM terdaftar

Partner Kolaborasi
PusatRilis.id

Featured UMKM

UMKM Lainnya

Gratis

Citizen Journalism

Berita dari Warga untuk Warga

Punya Berita Menarik di Sekitarmu?

Bagikan cerita, foto, atau video kejadian di lingkunganmu. Suaramu penting untuk masyarakat!

Kirim Berita Sekarang

Made with Emergent

-->-->
Original text
Rate this translation
Your feedback will be used to help improve Google Translate
-->