Ekspor Kopi dan Kakao Ditarget Tembus Rp418 Triliun
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mendorong model ini sebagai jawaban atas tantangan ekonomi hijau, konservasi keanekaragaman hayati, ketahanan pangan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan.
"Melalui percepatan implementasi MUK, Kementerian Kehutanan berharap dapat menghadirkan model pengelolaan hutan yang adaptif, produktif, dan berkelanjutan guna menjawab tantangan ekonomi hijau, konservasi biodiversitas, ketahanan pangan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan," ujarnya pada Jumat (29/5/2026).
Dua komoditas unggulan yang disiapkan adalah kopi dan kakao berbasis agroforestri. Proyeksi hingga 2045 menunjukkan potensi peningkatan nilai ekspor hingga sekitar Rp418 triliun, mendukung mata pencaharian sekitar 3,8 juta orang, mengelola sekitar 2,5 juta hektare lahan secara berkelanjutan, serta menyerap sekitar 25 juta ton CO2e.
Sejumlah lanskap prioritas sudah diidentifikasi untuk pengembangan pilot, mencakup Bukit Tiga Puluh di Jambi, Pesawaran dan Lampung Selatan, Wehea Kelay di Kalimantan Timur, Kubu Raya di Kalimantan Barat, hingga kawasan konservasi gajah PECI di Aceh.
Penasihat Utama Menteri Kehutanan Silverius Oscar Unggul menegaskan program ini harus terwujud nyata di lapangan, bukan sekadar konsep di atas kertas. Ia mendorong seluruh pemangku kepentingan dari PBPH, Perhutanan Sosial, pembeli, lembaga pendanaan, hingga pemerintah daerah dan pusat untuk bergerak dalam satu rantai nilai yang terpadu.
"Kita ingin Multi Usaha Kehutanan tidak berhenti sebagai konsep, tetapi menjadi contoh nyata di lapangan," kata Silverius.
Pilihan Redaksi
Program 3 Juta Rumah Mulai Bergerak, 129.000 Hektare Lahan Disiapkan
Pemerintah terus mengakselerasi Program 3 Juta Rumah. Dua langkah besar sekaligus disiapkan: digitalisasi penuh program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya dan penyiapan lahan skala besar dari Kementerian ATR/BPN untuk pembangunan rumah susun dan kota satelit.
Suka artikel ini? Beri apresiasi untuk sang penulis.
Berikan tanda suka secara gratis, atau kirim tips agar penulis tetap semangat.
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.














