VOICEINDONESIA,JAKARTA – Baru-baru ini nama Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani di catut oleh oknum yang berupaya menipu salah satu Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI).
Berdasarkan informasi yang di hinpun oleh Redaksi VOICE Indonesia modus yang dilalukan oleh oknum yang mengatas namakan Benny Rhamdani tersebut ia menawarkan peluang untuk menempatkan PMI ke Polandia,Maladewa,Australia,Qatar,Hongkong,Iraq,Arab Saudi,Singapura dan Swedia.
Oknum yang mengatas namakan Kepala BP2MI tersebut meminta sejumlah uang dengan alasan ada kekurangan anggaran yang harus di tutupi sebesar 175 Juta dan uang tersebut akan di ganti .
“Kami imbau untuk berhati-hati dan waspada terhadap berbagai modus penipuan yang dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan BP2MI atau Kepala BP2MI dan jajarannya, dengan meminta sejumlah uang. Itu adalah TIDAK BENAR.” Bunyi Himbauan BP2MI lewat akun Facebook resminya Rabu (27/4/2022)
BP2MI juga memberikan nomor Call Center untuk pengaduan jika ada yang menerima informasi meragukan.
“Jika #SobatMigran menerima informasi yang terindikasi sebagai penipuan, segera laporkan ke Call Center BP2MI di 0800 1000 (dalam negeri) dan +62 21 29244800 (luar negeri) atau hubungi UPT BP2MI terdekat,” kata Bp2mi
Sampai berita ini di naikkan belum ada pihak yang dapat tim Redaksi VOICE Indonesia konfirmasi ,tim redaksi juga sudah mencoba mengghungi kepala BP2MI namun belum mendapatkan respon. (red)