Perjanjian Dagang Indonesia - Uni Eropa Ditarget Berlaku Awal 2027
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Menko Perekonomian Airlangga Hartarto membahas langkah-langkah percepatan ratifikasi itu bersama Komisioner Perdagangan Uni Eropa Maros Sefcovic dalam pertemuan bilateral di Brussels Economic Security Forum, Belgia, Jumat (05/06/2026).
"Kami menargetkan proses ratifikasi IEU-CEPA dapat diselesaikan pada semester II 2026 sehingga implementasinya dapat dimulai pada awal 2027," tegas Airlangga dalam keterangannya, dilansir Minggu (7/6/2026).
Jika terwujud, manfaatnya sangat konkret bagi Indonesia. Sekitar 98 persen pos tarif perdagangan akan dihapus, artinya sebagian besar produk ekspor Indonesia bisa masuk ke pasar Uni Eropa dengan tarif nol persen. Daya saing produk nasional di pasar Eropa yang selama ini terbebani tarif tinggi diharapkan langsung melonjak signifikan.
Selain IEU-CEPA, pertemuan itu juga membahas program Global Gateway Uni Eropa yang diarahkan mendukung proyek-proyek strategis termasuk investasi di sektor mineral kritis. Ini bukan kebetulan karena kepentingan kedua pihak memang bertemu di satu titik. Indonesia sedang agresif menjalankan hilirisasi sumber daya alam, sementara Uni Eropa sangat membutuhkan pasokan mineral strategis untuk mendukung transisi energi dan pengembangan industri teknologi hijau.
"Kami juga membahas peluang kerja sama investasi melalui berbagai program strategis, termasuk pengembangan sektor mineral kritis yang menjadi perhatian kedua pihak," pungkas Airlangga.
Pilihan Redaksi
NasionalSesumbar Said Iqbal Setelah Masuk Lingkaran Istana
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi melantik Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, menjadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/6/2026). Pascapelantikan, Said Iqbal menegaskan komitmennya untuk membantu
Suka artikel ini? Beri apresiasi untuk sang penulis.
Berikan tanda suka secara gratis, atau kirim tips agar penulis tetap semangat.
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.















