Ekonomi

Kain Tradisional Harus Didorong Jadi "Senjata" Diplomasi Indonesia

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co07 Juni 2026 pukul 19.39 WIB
Ilustrasi kain batik Nusantara dengan motif tradisional berwarna cokelat dan keemasan
Kain batik dengan motif floral khas Nusantara ditampilkan dalam detail tekstur dan corak yang kaya(Foto: Voiceindonesia.co)
Iklan
Temukan lebih banyak
Panduan Kota & Daerah
Referensi Geografis
Peta

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Fadli menyebut wastra mudah dikenali di mata dunia dan telah menjadi bagian dari soft power Indonesia yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

"Wastra dapat menjadi instrumen diplomasi budaya yang sangat efektif karena mudah dikenali, dan menjadi bagian dari soft power Indonesia," ujar Fadli dalam keterangannya resminya, Minggu (7/6/2026).

Iklan

Indonesia memiliki lebih dari 1.340 kelompok etnis yang masing-masing melahirkan kekayaan wastra tersendiri. Di balik setiap motif tersimpan filosofi, harapan, bahkan doa yang diwariskan turun-temurun dari generasi ke generasi.

"Yang tidak kalah penting, wastra juga merupakan elemen dari industri budaya dan ekonomi budaya yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan," tambah Fadli.

Untuk mewujudkan potensi itu, Kementerian Kebudayaan bekerja sama dengan pemerintah daerah menggelar Pameran Nasional Kain Tradisional Nusantara 2026 bertajuk Nusa Wastra: Living Patterns of Nusantara di Museum Negeri Sonobudoyo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mulai 5 Juni hingga 29 Juli 2026. Pameran ini dirancang menjadi ruang apresiasi, edukasi, dan pelestarian wastra sekaligus mendorong peran museum sebagai destinasi wisata budaya yang hidup dan relevan.

Pilihan Redaksi

Sesumbar Said Iqbal Setelah Masuk Lingkaran IstanaNasional

Sesumbar Said Iqbal Setelah Masuk Lingkaran Istana

Afifah·08 June 2026

Suka artikel ini? Beri apresiasi untuk sang penulis.

Berikan tanda suka secara gratis, atau kirim tips agar penulis tetap semangat.

Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow
#Tags:#Ekonomi

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Artikel Terkait

Ekonomi

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Made with Emergent

-->-->
Original text
Rate this translation
Your feedback will be used to help improve Google Translate
-->