Daerah

Puluhan Siswa SMPN 4 Jember Kesurupan saat Upacara Sekolah

Joko Hermanto - VOICEIndonesia.co17 Februari 2025 pukul 21.07 WIB
Puluhan Siswa SMPN 4 Jember Kesurupan saat Upacara Sekolah
Iklan
Temukan lebih banyak
Referensi Geografis
Panduan Kota & Daerah
Peta

VOICEIndonesia.co, Jember - Sebanyak 32 siswa mengalami kesurupan massal saat upacara sekolah yang rutin dilakukan setiap hari Senin. Kejadian ini menghebohkan sekolah dan para wali murid siswa.

"Jadi kalau kata anak saya, awal kejadian itu saat upacara ada salah satu siswa yang kesurupan. Saat itu upacara sekolah. Kemudian sekitar pukul 09.15 WIB, anak saya menelepon minta untuk dijemput. Dia pinjam handphone gurunya untuk menelepon saya," kata salah satu wali murid yang enggan disebutkan identitasnya, Senin (17/2/2025).

Iklan
Temukan lebih banyak
Panduan Kota & Daerah
Referensi Geografis
Peta

Ia menambahkan, para orang tua wali murid mulai panik. Sekitar pukul 09.26 WIB. Disampaikan informasi soal kesurupan massal itu oleh pihak sekolah.

"Informasinya disampaikan lewat WhatsApp di grup kalau benar terjadi kesurupan massal di sekolah yang mengalami siswa kelas 1-3," ucapnya.

Menurutnya, ia berangkat ke sekolah dan menjemput anaknya. Saat di sekolah, jumlah siswa yang kesurupan cukup banyak dan bergantian satu persatu.

"Situasinya ribut semua, kondisi panik. Bahkam saya sampai mual melihat situasi panik itu. Yang kesurupan gantian, satu persatu kesurupan. Ada yang berdoa dan berpindah dari satu siswa ke siswa lain," jelasnya.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 4 Jember Surawi membenarkan kejadian kesurupan massal itu. Siswa yang kesurupan menyampaikan permintaan yang enggan ia ungkapkan secara detail.

"Tahu-tahu ada 2 atau 3 anak kesurupan, dan itu minta, kalau tidak dituruti saya. Bisa banyak korban bilangnya," ucap Surawi menirukan ucapan siswa yang kesurupan.

Kemudian dilakukan pembacaan salah satu surat dalam Al Quran, pembacaan ayat kursi dan salawat. Situasi menjadi ricuh dan panik, kata Surawi, pihaknya berinisiatif untuk memulangkan seluruh siswa di sekolah.

Iklan

"Tapi saat kita bacakan, awalnya hanya beberapa anak. Total ada kurang lebih 32 siswa yang kesurupan. Karena situasi ramai, kami pulangkan. Untuk siswa yang kesurupan diminta datang ke sekolah untuk menjemput anaknya. Dari kejadian ini, kami sepakati para siswa yang kesurupan untuk istirahat di rumah selama 7 hari. Sembari kami nanti berupaya untuk melakukan doa bersama di sekolah," pungkasnya.(joe)

Pilihan Redaksi

Polri Luncurkan SIM Digital, Kini Tak Perlu Lagi Bawa Kartu FisikNasional

Polri Luncurkan SIM Digital, Kini Tak Perlu Lagi Bawa Kartu Fisik

Afifah·22 May 2026

Suka artikel ini? Beri apresiasi untuk sang penulis.

Berikan tanda suka secara gratis, atau kirim tips agar penulis tetap semangat.

Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Artikel Terkait

Daerah

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

UMKM Showcase

Dukung usaha lokal Indonesia — ribuan UMKM terdaftar

Partner Kolaborasi
PusatRilis.id

Featured UMKM

UMKM Lainnya

Gratis

Citizen Journalism

Berita dari Warga untuk Warga

Punya Berita Menarik di Sekitarmu?

Bagikan cerita, foto, atau video kejadian di lingkunganmu. Suaramu penting untuk masyarakat!

Kirim Berita Sekarang

Made with Emergent

-->-->
Original text
Rate this translation
Your feedback will be used to help improve Google Translate
-->