VOICE Indonesia
HOT
Ekonomi

Menteri Ekraf Buka WCCE 2026, Dorong Kolaborasi Ekonomi Kreatif Global

M. Rizki - VOICEIndonesia.co3 menit baca

Ringkasan Berita

AI
VOICE Indonesia di Google
Menteri Ekonomi Kreatif
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya resmi membuka The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta(Foto: Birkom ekraf)

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya resmi membuka The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Kamis (22/10/2026). Forum internasional ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi global untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif dan berkelanjutan.

Mengusung tema “Inclusively Creative: Collective Continuity”, WCCE 2026 menghadirkan delegasi dari lebih dari 80 negara untuk membahas peran ekonomi kreatif dalam pembangunan dan pertumbuhan ekonomi global.


Dalam sambutannya, Teuku Riefky menegaskan bahwa WCCE menjadi kelanjutan upaya Indonesia membawa ekonomi kreatif ke dalam agenda pembangunan dunia.

“Delapan tahun lalu, di Bali, kita memulai sebuah gagasan yang berani, bahwa ekonomi kreatif layak mendapat kursinya sendiri di meja tempat dunia mengambil keputusan. Sejak saat itu, gagasan ini telah berkeliling dunia. Hari ini, ia pulang kembali ke Jakarta untuk penyelenggaraan Konferensi Dunia Ekonomi Kreatif WCCE yang kelima,” ujar Teuku Riefky.

Ia menyampaikan, berdasarkan data United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD), nilai ekspor barang dan jasa kreatif global mencapai 1,7 triliun dolar AS pada 2024. Di Indonesia, sektor ekonomi kreatif berkontribusi 7,38 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) dan menyerap 27,4 juta tenaga kerja.

Menurut Teuku Riefky, pengembangan ekonomi kreatif membutuhkan kolaborasi seluruh unsur ekosistem, mulai dari pemerintah, kreator, pelaku usaha, akademisi, komunitas, hingga media. Keberlanjutan juga menjadi kunci agar kreativitas mampu berkembang di tengah tantangan global.

WCCE 2026 turut mendorong penyusunan Jakarta Vision on Creative Economy yang berisi empat pilar utama, yakni pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) untuk memperkuat kreativitas manusia, penerapan ekonomi sirkular dan desain berkelanjutan, pengembangan ekosistem kreatif yang inklusif, serta perlindungan kekayaan intelektual agar kreator memperoleh nilai ekonomi secara adil.

Teuku Riefky menekankan bahwa ekonomi kreatif tidak hanya berkaitan dengan kebijakan, tetapi juga manusia yang melahirkan gagasan dan karya.

“Kreativitas bukan sekadar hasil karya, melainkan cara kita saling berbicara ketika kata-kata biasa tidak lagi cukup,” tegasnya.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto melalui sambutan yang dibacakan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menyatakan bahwa kreativitas dan inovasi merupakan fondasi pertumbuhan ekonomi masa depan yang lebih adil dan inklusif. Ekonomi kreatif juga dinilai berperan sebagai sarana diplomasi budaya dan pemersatu bangsa.

Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir menambahkan bahwa kerja sama internasional diperlukan untuk menghadapi tantangan perubahan iklim, ekonomi digital, dan perkembangan kecerdasan buatan. Kolaborasi global juga penting untuk melindungi karya kreator dari eksploitasi sekaligus memperluas akses ke pasar internasional.

WCCE 2026 menghadirkan 38 menteri dan perwakilan tingkat tinggi, serta 183 pembicara dan moderator. Forum ini menargetkan lebih dari 6.000 peserta, sementara kegiatan Creativillage diperkirakan menarik sekitar 20.000 pengunjung.


Konferensi berlangsung pada 22–23 Oktober 2026 melalui 33 sesi diskusi strategis. Penyelenggaraan WCCE juga menjadi bagian dari Bulan Kreasi Nasional dan rangkaian menuju peringatan Hari Ekonomi Kreatif Nasional pada 24 Oktober 2026. (rnm)

Pilihan Redaksi

Lulusan Vokasi Dijajaki Kerja di Tambang dan Migas SurinamePekerja Migran Indonesia

Lulusan Vokasi Dijajaki Kerja di Tambang dan Migas Suriname

S Nurafifa· 22 October 2026
##ekraf #ekonomi #kreatif #wcce #umkm #wisata #pemerintah
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.