VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyediakan 12.000 peluang kerja melalui kegiatan Karir Jakarta & Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Expo 2026.
Kegiatan ini digelar secara daring dan luring untuk memperluas akses pencari kerja terhadap lowongan di dalam maupun luar negeri.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Nakertransgi) DKI Jakarta Syaripudin mengatakan, kegiatan bertema Optimis Membuka Akses, Membangun Karir tersebut merupakan bagian dari implementasi program JAKARTA BEKERJA dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
“Sebagai langkah konkret implementasi JAKARTA BEKERJA, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan kegiatan Karir Jakarta & TKM Expo 2026 yang menghadirkan 12.000 lapangan kerja,” ujarnya, Selasa (20/10).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta yang disampaikan dalam keterangan tersebut, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jakarta turun dari 6,03 persen pada Februari 2026 menjadi 5,79 persen pada Mei 2026, atau berkurang 0,24 poin persentase.
Meski demikian, jumlah pengangguran di Jakarta masih mencapai 323,66 ribu orang. Karena itu, Syaripudin menilai diperlukan upaya komprehensif dan berkelanjutan untuk memperluas kesempatan kerja sekaligus menekan angka pengangguran.
Melalui Karir Jakarta & TKM Expo 2026, pencari kerja dapat mengakses lowongan secara daring melalui platform Karir Jakarta di karir.jakarta.go.id pada 8–29 Oktober 2026.
Sementara itu, kegiatan luring akan menghadirkan 65 perusahaan dengan peluang kerja dalam negeri dan 10 perusahaan yang menawarkan peluang kerja luar negeri.
Job fair tersebut dijadwalkan berlangsung pada 22–23 Oktober 2026 di Convention Hall SMESCO Lantai 2, Pancoran, Jakarta Selatan.
Syaripudin menjelaskan, kegiatan ini bertujuan menyediakan informasi lowongan kerja, meningkatkan kualifikasi dan kompetensi pencari kerja, serta mendorong tenaga kerja muda agar lebih aktif dan mandiri.
Kegiatan tersebut juga diharapkan memudahkan perusahaan memperoleh tenaga kerja sesuai kebutuhan dan kualifikasi.
“Para pencari kerja, baik lulusan baru atau fresh graduate, penyandang disabilitas, maupun pencari kerja umum diharapkan dapat berinteraksi langsung dengan perusahaan, memperoleh informasi lowongan kerja, serta melakukan proses lamaran dan wawancara langsung (on the spot). Dengan demikian, proses perekrutan diharapkan menjadi lebih efisien, cepat, dan tepat sasaran,” jelasnya.
Pemprov DKI juga memberikan perhatian khusus kepada masyarakat miskin, kelompok rentan, dan penyandang disabilitas agar memiliki kesempatan yang lebih setara untuk memperoleh pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan.
Selain pameran lowongan kerja, Karir Jakarta & TKM Expo 2026 menghadirkan stan informasi pelatihan dari Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) DKI Jakarta, diskusi bersama profesional dan praktisi ketenagakerjaan, serta pameran usaha mandiri binaan Dinas Nakertransgi DKI Jakarta.
Syaripudin menambahkan, pemerintah daerah juga menjalankan program pelatihan kerja berbasis kompetensi, pembentukan tenaga kerja mandiri, dan pemagangan bagi lulusan SMA/SMK.
“Berbagai program tersebut diharapkan dapat mendukung warga DKI Jakarta memperoleh pekerjaan yang layak baik di dalam maupun luar negeri, sehingga mampu mendorong penurunan angka pengangguran, peningkatan produktivitas daerah, serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” tandasnya. (af)























