Trump Undang Xi Jinping ke Amerika Demi Redakan Ketegangan?
VOICEINDONESIA.CO, Beijing – Undangan itu disampaikan dalam jamuan makan malam kenegaraan di Balai Besar Rakyat Beijing, Kamis (14/5/2026), yang menjadi puncak kunjungan kenegaraan Trump ke China yang mencakup upacara penyambutan resmi, pertemuan bilateral, hingga kunjungan ke Kuil Langit.
Trump menegaskan dua negara dengan ekonomi terbesar di dunia itu seharusnya tidak saling berlawanan melainkan membangun masa depan bersama.
"Dunia ini menjadi dunia yang istimewa ketika kedua negara kita bersatu dan berjalan bersama," ujar Trump dalam pidatonya.
Trump juga memutar ingatan sejarah panjang kedua bangsa, dari pedagang Amerika yang pertama tiba di pesisir China pada 1784, pekerja China yang turut membangun jalur kereta trans-Amerika, hingga dana AS yang mendirikan Universitas Tsinghua, almamater Xi Jinping sendiri.
"Rakyat Amerika dan rakyat China memiliki banyak kesamaan. Kita menghargai kerja keras, keberanian, dan pencapaian. Kita mencintai keluarga kita dan negara kita," pungkas Trump.
Pilihan Redaksi
DPR Kritik Aturan Perpanjangan Paspor Diaspora di Eropa
Anggota Komisi XIII DPR RI, Anwar Sadad, mengkritik keras aturan keimigrasian yang mensyaratkan izin tinggal sah dari negara setempat bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang ingin memperpanjang paspor di luar negeri.Kebijakan tersebut dinilai kontradiktif dan justru menyulitkan agenda perlindungan ne
Suka artikel ini? Beri apresiasi untuk sang penulis.
Berikan tanda suka secara gratis, atau kirim tips agar penulis tetap semangat.
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.



















