
Pentagon Klarifikasi Soal Pengerahan 4 Ribu Pasukan AS Ke Polandia Ditunda

VOICEINDONESIA.CO, Washington – Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance mengklarifikasi rencana Pentagon mengerahkan lebih dari 4.000 tentara ke Polandia ditunda, bukan dibatalkan seperti yang diberitakan media.
Hal ini disampaikan Vance dalam taklimat pers di Gedung Putih pada Selasa (19/5/2026). Pemerintahan Presiden Donald Trump belum mencapai keputusan final mengenai ke mana pasukan tersebut pada akhirnya akan dikirim.
"Keputusan ini merupakan penundaan dalam rotasi pasukan. Pasukan tersebut bisa dikerahkan ke tempat lain di Eropa," katanya.
Vance menambahkan pemerintahan Trump sedang membahas pengalihan sejumlah sumber daya dengan cara yang memaksimalkan keamanan Amerika. Keputusan final mengenai penempatan pasukan masih dalam tahap pembahasan internal.
"Kami sebenarnya belum membuat keputusan final mengenai ke mana pasukan tersebut pada akhirnya akan ditempatkan," ujarnya.
Wakil Presiden AS menegaskan kembali bahwa sekutu-sekutu Amerika di Eropa perlu memikul tanggung jawab yang lebih besar atas beban pertahanan mereka sendiri. Amerika menginginkan Eropa memiliki kedaulatan lebih besar dan mampu berdiri di atas kaki sendiri.
"Kita harus memiliki kedaulatan yang lebih besar, dan Eropa harus lebih mampu berdiri di atas kaki sendiri," kata Vance.
Kebijakan ini akan terus menjadi arah pemerintahan Trump di Eropa, menekankan pembagian beban pertahanan yang lebih adil antara Amerika dan sekutu-sekutunya di benua tersebut.
Sejumlah media AS pekan lalu melaporkan bahwa rencana pengerahan pasukan tersebut tiba-tiba dibatalkan. Pentagon sebelumnya telah mengumumkan sekitar 5.000 tentara AS akan ditarik dari Jerman dalam 6 hingga 12 bulan ke depan.
Pilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaPHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

PHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

DPR Minta KP2MI Tingkatkan Transparansi Informasi Peluang Kerja Luar Negeri
Pekerja Migran Indonesia

DPR RI Minta Pemerintah Perketat Pengawasan Imigrasi di Pintu Keberangkatan PMI
Pekerja Migran Indonesia

Narapidana Lapas Porong Gagal Terima Paket Ekstasi
Daerah

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



