China Usul Kesepakatan Damai AS-Iran Disahkan Libatkan Dewan Keamanan PBB
VOICEINDONESIA.CO, Washington – Menteri Luar Negeri China Wang Yi menyuarakan sikap ini langsung dari Markas PBB pada Selasa (26/5/2026). Beijing berharap semua pihak yang terlibat tetap berkomitmen mendorong gencatan senjata dan terus mencari titik tengah demi memulihkan perdamaian di Timur Tengah sesegera mungkin.
"Kami meyakini bahwa ketika itu tercapai, maka kesepakatan tersebut akan diserahkan kepada DK PBB untuk dukungan supaya dapat memiliki legitimasi dan kewenangan," kata Wang Yi.
Konflik ini bermula ketika AS dan Israel melancarkan serangan gabungan ke Iran pada akhir Februari. Iran membalas dengan menyerang Israel dan sekutu AS di kawasan Teluk, sekaligus menutup Selat Hormuz — jalur energi vital dunia yang penutupannya langsung mengguncang pasar global.
Gencatan senjata sementara akhirnya tercapai pada 8 April lewat mediasi Pakistan. Presiden Trump kemudian memperpanjang gencatan itu tanpa batas waktu, dan pada Sabtu (23/5/2026) menyebut kesepakatan damai "sebagian besar telah dinegosiasikan" serta tinggal menunggu finalisasi.
Di sisi lain, para pejabat AS mengaku optimistis atas perkembangan negosiasi meski tetap berhati-hati. Kini perhatian dunia tertuju pada satu pertanyaan: apakah kesepakatan itu akan benar-benar terwujud, dan seberapa kuat dukungan DK PBB jika akhirnya diserahkan ke sana.
Pilihan Redaksi
Bupati Pekalongan Diduga Manfaatkan Pegawai untuk Menangkan Pilkada 2024
Kasus korupsi yang menjerat Bupati non-aktif Pekalongan Fadia Arafiq ternyata menyimpan dimensi yang lebih gelap dari sekadar pengadaan fiktif. KPK mengendus adanya dugaan penyalahgunaan kekuasaan untuk kepentingan elektoral para tenaga outsourcing yang dipekerjakan perusahaan keluarganya di lingkun
Suka artikel ini? Beri apresiasi untuk sang penulis.
Berikan tanda suka secara gratis, atau kirim tips agar penulis tetap semangat.
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.


















