VOICE Indonesia
HOT
Ketenagakerjaan

Pemerintah Masih Hitung Estimasi Kebutuhan Hidup Layak dalam UMP 2027

S Nurafifa - VOICEIndonesia.coEditor: Abdulloh Hilmi1 menit baca

Ringkasan Berita

AI
VOICE Indonesia di Google
Laptop menampilkan informasi mengenai perhitungan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) sebagai salah satu pertimbangan penetapan UMP 2027.
Ilustrasi pembahasan penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2027.(Foto: Voiceindonesia.co)

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyebut pemerintah masih menghitung estimasi kebutuhan hidup layak (KHL) sebagai salah satu pertimbangan penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2027. Hal ini ia sampaikan usai Rapat Koordinasi (Rakor) Kementerian/Lembaga untuk Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) triwulan III 2026 di Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menghitung estimasi itu dari data yang terkumpul dan hasil evaluasi kementerian. Pemerintah menargetkan estimasi tersebut segera dirilis.

“Nanti kita evaluasi, kita estimasi, kita hitung dari data yang ada,” ujar Yassierli.

Yassierli menyebut Kemnaker sudah memiliki estimasi KHL untuk setiap provinsi pada tahun lalu.

“Tahun lalu (2025) kan kita sudah punya per provinsi,” katanya.

Kemnaker juga akan membahas formulasi pengupahan bersama Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Nasional dan Dewan Pengupahan Nasional (Depernas). Pembahasan itu mencakup tindak lanjut amanat undang-undang, terutama soal KHL dan survei sebagai bagian proses penetapan upah minimum.

“Ini kan selesai undang-undang nanti ada pembahasan di LKS Tripartit Nasional,” kata Yassierli.

Yassierli menyebut Depernas nantinya memberikan rekomendasi hasil pembahasan itu.

Gubernur di tiap provinsi menetapkan besaran UMP 2027. Mereka mempertimbangkan masukan dari Dewan Pengupahan Provinsi.

Pilihan Redaksi

Aparat Makin Waspada Modus PMI Ilegal Lewat Jalur WisatawanPekerja Migran Indonesia

Aparat Makin Waspada Modus PMI Ilegal Lewat Jalur Wisatawan

S Nurafifa· 21 October 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.