Daerah

Tradisi Es Tape Ketan Hitam, Sajian Khas Lebaran di Mojokerto

Joko Hermanto - VOICEIndonesia.co04 April 2025 pukul 10.33 WIB
Tradisi Es Tape Ketan Hitam, Sajian Khas Lebaran di Mojokerto
Iklan
Temukan lebih banyak
Referensi Geografis
Panduan Kota & Daerah
Peta

VOICEINDONESIA.CO, Mojokerto - Momen Hari Raya Idulfitri selalu identik dengan hidangan khas yang menjadi tradisi bagi umat Muslim. Di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, terdapat kuliner khas yang masih disajikan secara turun-temurun sejak puluhan tahun silam.

Salah satunya adalah tradisi menyantap es tape ketan hitam di Desa Kembangringgit, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.

Iklan

Minuman tradisional ini menjadi suguhan khas yang disediakan oleh salah satu warga setempat, Solehah, setiap Hari Raya Idulfitri.

Es tape ketan hitam disajikan kepada para tamu dan kerabat yang datang untuk bersilaturahmi. Solehah menuturkan bahwa minuman ini merupakan hasil fermentasi tape ketan hitam yang dicampur dengan gula merah cair.

Untuk melengkapi cita rasa, minuman ini disajikan dengan santan dan lontong ketan, yang oleh warga setempat disebut lepet. Agar lebih segar, es batu ditambahkan sebelum disajikan.

"Kami selalu memasak tape ketan hitam setiap Hari Raya Idul Fitri. Ini sudah menjadi kebiasaan bertahun-tahun," ujar Solehah.

Es tape ketan hitam sangat cocok disantap pada siang hari. Selain rasanya yang khas, minuman ini dapat dinikmati dalam kondisi dingin maupun hangat untuk menyambut tamu yang datang bersilaturahmi saat Lebaran.

Salah satu warga, Eky Saputra (18), asal Kecamatan Mojosari, mengaku bahwa silaturahmi saat Lebaran terasa kurang lengkap tanpa suguhan es tape ketan hitam.

Ia selalu menyantap minuman ini setiap Lebaran tiba, terutama dalam kondisi dingin, yang memberikan kesegaran setelah berkunjung ke beberapa tempat.

Iklan

"Ini sudah menjadi tradisi saat Hari Raya. Setiap tamu yang datang pasti disuguhkan es tape ketan hitam," ungkapnya. Eky menambahkan bahwa tradisi ini telah berlangsung sejak lama di keluarganya, bahkan sejak ia masih kecil.

"Dari saya kecil, sudah selalu disuguhkan seperti ini," tambahnya. Tradisi menyajikan es tape ketan hitam di desa ini telah dilakukan sejak puluhan tahun lalu.

Konon, nenek moyang mereka mulai memasak tape ketan hitam sebagai hidangan untuk tamu yang berkunjung ke rumah saat Lebaran. Hingga kini, tradisi tersebut masih tetap lestari sebagai bagian dari budaya masyarakat setempat.(joe)

Pilihan Redaksi

Polri Luncurkan SIM Digital, Kini Tak Perlu Lagi Bawa Kartu FisikNasional

Polri Luncurkan SIM Digital, Kini Tak Perlu Lagi Bawa Kartu Fisik

Afifah·22 May 2026

Suka artikel ini? Beri apresiasi untuk sang penulis.

Berikan tanda suka secara gratis, atau kirim tips agar penulis tetap semangat.

Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Artikel Terkait

Daerah

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

UMKM Showcase

Dukung usaha lokal Indonesia — ribuan UMKM terdaftar

Partner Kolaborasi
PusatRilis.id

Featured UMKM

UMKM Lainnya

Gratis

Citizen Journalism

Berita dari Warga untuk Warga

Punya Berita Menarik di Sekitarmu?

Bagikan cerita, foto, atau video kejadian di lingkunganmu. Suaramu penting untuk masyarakat!

Kirim Berita Sekarang

Made with Emergent

-->-->
Original text
Rate this translation
Your feedback will be used to help improve Google Translate
-->