Daerah

Pemerintah Klaim Koperasi Merah Putih Bisa Serap Jutaan Tenaga Kerja

Afifah - VOICEIndonesia.co08 Februari 2026 pukul 19.44 WIB
Pemerintah Klaim Koperasi Merah Putih Bisa Serap Jutaan Tenaga Kerja
Iklan
Temukan lebih banyak
Peta
Referensi Geografis
Panduan Kota & Daerah

VOICEINDONESIA.CO, Yogyakarta - Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono, mencanangkan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih sebagai wadah strategis bagi generasi Z dan milenial untuk bekerja serta mengembangkan produk lokal.

Melalui inisiatif ini, kementerian berupaya mengubah citra koperasi menjadi lebih modern dan relevan dengan gaya hidup anak muda masa kini.

Iklan

Dalam Forum Bisnis Daerah BPD HIPMI DIY di Bantul, Sabtu (7/2/2026), Ferry menjelaskan bahwa Kemenkop akan berkolaborasi dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) DIY untuk melakukan kurasi, inkubasi, hingga pembiayaan produk UMKM.

Baca Juga: Kemensos: Sistem Digital Tekan Keselahan Penyaluran Bansos 

Targetnya, merek-merek lokal milik pengusaha muda dapat dipasarkan secara luas melalui ekosistem koperasi desa.

"Kami ingin koperasi ini tampil lebih keren, kekinian, dan nyambung dengan generasi muda. Jika mereka ingin menjadi entrepreneur, produknya akan kami bantu agar bisa dijual di koperasi desa," ujar Ferry.

Ferry memproyeksikan potensi serapan tenaga kerja yang sangat besar melalui program ini.

Dengan target pembentukan 80 ribu Kopdes di seluruh Indonesia, setiap unit akan membutuhkan tenaga pengelola dan manajer profesional. Hal ini diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi ratusan ribu hingga jutaan orang, menjawab tantangan kebutuhan kerja bagi Gen Z dan milenial.

Baca Juga: Danantara Investasi Rp110 Triliun, Serap 6.000 Tenaga Kerja 

Pengembangan Kopdes Merah Putih akan dilakukan secara desentralisasi dengan mengeksplorasi potensi lokal di sektor pertanian, perikanan, hingga perdagangan.

Untuk mendukung pemasaran, Kemenkop berencana melibatkan influencer lokal dan tenaga kreatif muda guna memperkuat daya tarik produk-produk koperasi di pasar digital.

Iklan

Melalui sinergi ini, koperasi tidak lagi hanya dianggap sebagai lembaga keuangan tradisional, melainkan ekosistem bisnis yang dinamis.

Menkop memastikan pemerintah akan terus memberikan dukungan infrastruktur dan pendanaan agar generasi muda dapat mengambil peran sentral dalam menggerakkan ekonomi desa menuju kemandirian nasional. (af/ri)

Pilihan Redaksi: Berhenti Memanjakan “Scammer”, Saatnya Indonesia Meniru Ketegasan Korea Selatan Baca Berita Lainnya di Google News 

Pilihan Redaksi

Dramatis! Imigrasi Ngurah Rai Gagalkan Pelarian Buron InterpolImigrasi

Dramatis! Imigrasi Ngurah Rai Gagalkan Pelarian Buron Interpol

VOICE Indonesia·12 June 2026

Suka artikel ini? Beri apresiasi untuk sang penulis.

Berikan tanda suka secara gratis, atau kirim tips agar penulis tetap semangat.

Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Artikel Terkait

Daerah

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Made with Emergent

-->-->
Original text
Rate this translation
Your feedback will be used to help improve Google Translate
-->