Nenek dan Cucu Tewas Dalam Peristiwa Kebakaran di Surabaya
VOICEINDONESIA.CO, Surabaya – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah dan tempat usaha service motor listrik terjadi di kampung padat penduduk Banyu Urip Kidul Surabaya, Jawa Timur, pada Selasa (26/5/2026) dini hari. Api nampak berkobar membakar seluruh isi bangunan rumah.
Sejumlah petugas pemadam kebakaran nampak berjibaku untuk memadamkan api. Sementara seorang penghuni rumah yang berhasil keluar, histeris dan berteriak karena masih ada sang ibu dan keponakanya yang masih berada di dalam rumah yang terbakar.
Dian Bagus Tristanto, Ketua RT setempat mengatakan, musibah kebakaran ini diduga dipicu akibat korsleting listrik pada baterai motor listrik saat diisi daya yang terletak di bagian depan rumah. Baterai yang terbakar langsung menyambar ke barang-barang mudah terbakar lainnya yang ada di dalam rumah termasuk sejumlah elpiji.
"Saya dapat informasi dari warga saya kalau ada kebakaran. Saya datang di lokasi, kobaran api sudah membesar. Informasi dari warga, api berasal dari baterai motor listrik. Saat itu, pemilik rumah sedang mengisi baterai motor listrik dipararel dengan tiga batrai tiba-tiba meledak," terang Dian Bagus Tristanto, Selasa (26/5/2026).
Saat kejadian, lanjut Dian, terdapat 6 orang penghuni rumah, 4 orang berhasil menyelamatkan diri keluar dari rumah, dua diantaranya harus melompat dari lantai 2. Sementara dua orang lagi meninggal karena terjebak kobaran api.
"Dua orang korban meninggal yang terjebak dalam musibah kebakaran adalah seorang nenek dan cucunya, yang bernama Suamah seorang wanita Lansia dan Azam seorang anak berusia 14 tahun," jelas Dian.
Usai berhasil dipadamkan setelah kurang lebih 1 jam upaya pemadaman, jenazah korban ditemukan di tempat terpisah. Jenazah sang nenek ditemukan berada di kamar mandi lantai satu rumah, sedangkan jenazah sang cucu ditemukan di ruang lantai dua rumah yang diduga berupaya melakukan penyelamatan diri namun terlambat.
Laksita Rini Sevriani, Kepala DPKP Kota Surabaya mengatakan, untuk memadamkan api, DPKP Surabaya menerjunkan 14 unit mobil pemadam kebakaran. Butuh satu jam untuk bisa menjinakkan si jago merah.
"Saat tim PMK tiba di lokasi, api sudah membakar habis bangunan rumah dan tempat usaha. Kita terjunkan 14 unit mobil PMK untuk memadamkan kobaran api. Ada dua korban meninggal dunia dan saat ini jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Dr Soetomo, Surabaya," terang Laksita Rini Sevriani.(joe)
Pilihan Redaksi
NasionalMarak Penipuan Pendaftaran Titik SPPG, BGN Angkat Suara
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya, menegaskan secara hukum bahwa institusinya tidak pernah menjalin kerja sama dengan pihak atau organisasi mana pun terkait proses pendaftaran titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pernyataan tegas ini
Suka artikel ini? Beri apresiasi untuk sang penulis.
Berikan tanda suka secara gratis, atau kirim tips agar penulis tetap semangat.
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.


















