
Kejuaraan Nasional Pagar Nusa di Pasuruan Jadi Ajang Pembinaan Pesilat Muda

VOICEINDONESIA.CO, Surabaya – Kejuaraan pencak silat tingkat nasional bertajuk Rektor Cup Pagar Nusa yang digelar dalam rangka Dies Natalis ke-24 Universitas Yudharta Pasuruan menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet muda pencak silat.
Ajang internal Pagar Nusa tersebut diikuti sekitar 60 atlet dari 20 kontingen, dengan mayoritas peserta berasal dari Jawa Timur. Seluruh atlet yang tampil merupakan hasil seleksi di masing-masing daerah.
Wakil Ketua Pagar Nusa Jawa Timur, Sayid Ridho, mengatakan kompetisi ini menjadi ruang penting bagi para pesilat untuk mengukur kemampuan di level nasional.
“Ini kompetisi internal Pagar Nusa, tetapi tingkatnya nasional. Pesertanya hasil seleksi dari masing-masing kontingen,” ujar Ridho, Minggu, 24 Mei 2026.
Ia mengakui jumlah peserta sebenarnya masih bisa ditingkatkan. Menurutnya, waktu pendaftaran yang cukup singkat dan berdekatan dengan momentum hari raya membuat sejumlah kontingen belum maksimal mengikuti kejuaraan.
Sementara itu, Ketua Panitia Dies Natalis ke-24 Universitas Yudharta Pasuruan, Muhammad Dayat, mengatakan kejuaraan tersebut digelar untuk mendorong lahirnya atlet-atlet pencak silat berprestasi.
“Kami berharap dari kompetisi ini muncul pesilat-pesilat tangguh yang nantinya bisa berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” kata Dayat.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkenalkan Universitas Yudharta Pasuruan kepada masyarakat luas, khususnya kalangan pencinta pencak silat.
Menurut Dayat, UKM Pagar Nusa di kampus selama ini cukup aktif dan memiliki antusiasme tinggi dalam menyelenggarakan kegiatan olahraga bela diri.
“Mahasiswa perlu wadah untuk mengembangkan bakat dan minatnya. Dari sini kami berharap prestasi pencak silat juga bisa ikut mengangkat nama universitas,” ujarnya.
Dayat menambahkan, awalnya jumlah peserta yang mendaftar mencapai lebih dari 100 atlet. Namun karena adanya beberapa agenda kejuaraan lain yang berlangsung berdekatan, jumlah peserta akhirnya berkurang.
Ke depan, pihak kampus membuka peluang menggelar event serupa secara lebih rutin, baik untuk tingkat sekolah maupun perguruan tinggi di bawah naungan yayasan.(joe)
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.


