VOICE Indonesia
HOT
Daerah

Aparat Gabungan Grebek Kampung Narkoba di Surabaya

Joko Hermanto - VOICEIndonesia.coEditor: Abdulloh Hilmi2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
1691461
Petugas gabungan melakukan pengerebekan di kampung narkoba jalan kunti Surabaya.(Foto: Dok.Joko Hermanto/VOICEINDONESIA)

VOICEINDONESIA.CO, Surabaya – Aparat gabungan dari Polda Jawa Timur, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak kembali menggelar operasi pemberantasan narkoba di kawasan Kunti, Bolodewo, Sidotopo, Surabaya, Rabu (14/10/2026). Dalam operasi gabungan tersebut, sejumlah orang diamankan untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan peredaran narkotika.

Selain mengamankan sejumlah orang, petugas menemukan barang bukti yang masih diperiksa. Polisi belum mengungkap jumlah orang yang diamankan maupun jenis dan jumlah barang bukti tersebut.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menegaskan bahwa operasi tersebut merupakan bagian dari upaya memutus mata rantai peredaran narkoba di kawasan Kunti.

“Kami ingin kawasan Kunti, Sidotopo, ini bebas narkoba, demikian penegasan terkait komitmen pemberantasan narkotika di wilayah itu," tegasnya.

Menurut Jules, penggerebekan di kawasan Jalan Kunti merupakan bagian dari upaya kepolisian dan BNN untuk memberantas peredaran gelap narkotika sekaligus mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan masyarakat.

"Langkah ini untuk memberantas peredaran narkoba di kawasan tersebut, terlebih menyelamatkan generasi muda," ujarnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, puluhan orang menjalani tes urine yang dilakukan aparat gabungan. Namun, hasil pemeriksaan tersebut belum disampaikan secara terperinci, termasuk dugaan keterlibatan masing-masing orang dalam peredaran narkotika.

Polisi masih mendalami hasil pemeriksaan dan meminta masyarakat menunggu keterangan resmi sebelum menarik kesimpulan mengenai status hukum orang-orang yang diamankan.

Selain penindakan, aparat menyiapkan langkah lanjutan untuk memperkuat pengawasan di kawasan tersebut. Salah satunya melalui rencana menghadirkan pos polisi guna mempermudah pemantauan wilayah dan koordinasi dengan masyarakat.

Warga juga diharapkan terlibat dalam pengawasan lingkungan untuk mencegah peredaran narkoba kembali terjadi. Dengan demikian, upaya pemberantasan tidak hanya dilakukan melalui operasi sesaat, tetapi juga lewat pengawasan rutin dan partisipasi masyarakat.

Perkembangan hasil pemeriksaan, rincian barang bukti, serta kemungkinan penetapan tersangka masih menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian.(joe)

Pilihan Redaksi

Bukan Hanya Pekerja Rumah Tangga, PMI Didorong Masuk Industri Hospitality UEAPekerja Migran Indonesia

Bukan Hanya Pekerja Rumah Tangga, PMI Didorong Masuk Industri Hospitality UEA

S Nurafifa· 14 October 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.