VOICE Indonesia
HOT
Daerah

Pemkab Gianyar Tetapkan WFH Bagi PNS Imbas Antrean Panjang BBM

S Nurafifa - VOICEIndonesia.coEditor: Redaksi2 menit baca

Ringkasan Berita

AI
VOICE Indonesia di Google
SPBU Pertamina dengan kanopi beratap genteng merah dan tiang biru, berjajar tiga pulau dispenser. Papan harga di sisi kanan memuat jenis BBM Pertamax Turbo, Pertamax, Pertamina Dex, dan Pertalite. Beberapa pengendara sepeda motor melintas di jalan paving, dengan petugas dan kendaraan tampak di area pengisian serta langit cerah di latar belakang.
Suasana SPBU Pertamina di Bali.(Foto: Voiceindonesia.co/Ist)

VOICEINDONESIA.CO, Gianyar – Antrean panjang di sejumlah SPBU Gianyar, Bali, membuat pemerintah kabupaten menetapkan kerja dari rumah (work from home/WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN).

Bupati Gianyar I Made Agus Mahayastra menyatakan kebijakan itu tertuang dalam surat edaran yang berlaku hingga Sabtu. Ia menyebut aturan tersebut turunan dari surat edaran Gubernur Bali.

“Sudah saya minta proses. Bagi ASN, agar bekerja dari rumah atau WFH (work from home),” kata Mahayastra dalam keterangannya, Kamis (15/10/2026).

Mahayastra menjelaskan tidak semua ASN bekerja dari rumah. Pejabat eselon 2, pejabat eselon 3, dan petugas administrator tetap wajib masuk kantor. Ketentuan yang sama berlaku bagi ASN di organisasi perangkat daerah (OPD) yang melayani masyarakat langsung, seperti Dinas Ketenagakerjaan, Dinas Kesehatan, dan Dinas Perizinan.

Ia menyebut antrean di sejumlah SPBU Gianyar kian parah dan berujung kemacetan lalu lintas. Menurutnya, banyak warga mengantre sejak pukul 04.00 Wita meski SPBU belum buka.

“Saya trenyuh melihatnya. Padahal pom bensin nggak buka, stok BBM tidak ada, pegawainya juga tidak ada, tapi warga tetap antre,” ujarnya.

Mahayastra berencana mengirim surat kepada Gubernur Bali Wayan Koster, dengan tembusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Surat itu mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali menyelesaikan kelangkaan BBM yang memicu antrean panjang.

“Saya akan bersurat ke Bapak Gubernur, tembusan ke Bapak Menteri ESDM, untuk memprioritaskan penanganan ini. Stok yang langka segeralah atasi dengan baik,” katanya.

Pilihan Redaksi

Kini Pelatihan Calon Pekerja Migran di Balai Diklat Industri Diperluas ke Semua SektorPekerja Migran Indonesia

Kini Pelatihan Calon Pekerja Migran di Balai Diklat Industri Diperluas ke Semua Sektor

S Nurafifa· 15 October 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.