VOICE Indonesia
HOT
Daerah

Kementerian PU Perbaiki 1.900 meter Alur Sungai Batang Baliang di Solok

Abdulloh Hilmi - VOICEIndonesia.co2 menit baca

Ringkasan Berita

AI
VOICE Indonesia di Google
Excavator
Aktivitas excavator melakukan pembersihan aliran sungai.(Foto: Dok. Istimewa)

VOICEINDONESIA.CO, Solok – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat penanganan pascabencana banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Hingga Kamis (15/10/2026), perbaikan alur Sungai Batang Baliang telah mencapai 780 meter dari total rencana penanganan sepanjang 1.900 meter.

Penanganan dilakukan melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang, menyusul banjir bandang yang terjadi pada 21 September 2026 lalu. Bencana banjir bandang menerjang aliran Sungai Batang Baliang di Sub-Daerah Aliran Sungai (DAS) Lembang, Wilayah Sungai Indragiri-Akuaman.

Menteri PU, Dody Hanggodo mengatakan penanganan pascabanjir bandang di Kabupaten Solok masih terus dilakukan oleh jajaran Kementerian PU. Pembersihan alur sungai menjadi bagian penting untuk mengembalikan kelancaran aliran sekaligus mengurangi risiko banjir susulan.

“Pekerjaan masih terus kita lanjutkan. Saat ini jajaran Sumber Daya Air melakukan pembersihan sungai dan muara untuk memperlancar aliran air serta mengurangi risiko terjadinya banjir susulan,” kata Menteri Dody.

Dalam penanganan tanggap darurat, Kementerian PU melalui BWS Sumatera V Padang mengerahkan alat berat untuk memperbaiki alur sungai di bagian hulu sekaligus membersihkan material yang menumpuk di kawasan permukiman terdampak.

Peralatan yang digunakan meliputi lima unit excavator, dua unit excavator breaker untuk memecah batu, serta lima unit dump truck untuk mengangkut material ke lokasi pembuangan atau disposal.

Pekerjaan mencakup pelebaran galian alur sungai, pemecahan batu, dan pemindahan material yang menghambat aliran. Tim BWS Sumatera V Padang juga membuka akses bagi alat berat menuju bagian hulu pada segmen pertama.

Selain itu, pekerjaan difokuskan pada perapian dan pemadatan tanah di area pemasangan geobag. Kegiatan tersebut didukung satu unit excavator dan dua pekerja harian yang bertugas mengisi geobag.

Satu unit excavator lainnya digunakan untuk meratakan area pembuangan material. Pekerjaan perbaikan alur sungai masih berlanjut untuk memenuhi target penanganan sepanjang 1.900 meter.

Selain penanganan tanggap darurat, Kementerian PU menyiapkan langkah rehabilitasi dan rekonstruksi untuk mendukung ketahanan Sungai Batang Baliang terhadap ancaman aliran debris dan banjir bandang.

Rencana tersebut mencakup pembangunan dua unit sabo dam di Sungai Aie Baliang. Infrastruktur tersebut direncanakan untuk mengendalikan aliran debris, mengurangi kecepatan aliran, serta menjaga stabilitas dasar dan tebing sungai. Kementerian PU juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah mengenai penataan kawasan sempadan sungai yang berisiko terdampak banjir.

Upaya ini menjadi bagian dari penanganan pascabencana di Kabupaten Solok, dengan pekerjaan perbaikan alur sungai dan penataan kawasan berisiko menjadi fokus pemulihan. Sehingga fungsi sungai dapat segera dipulihkan, aktivitas masyarakat kembali berjalan, serta risiko terhadap masyarakat dan fasilitas publik dapat diminimalkan.

Pilihan Redaksi

Kini Pelatihan Calon Pekerja Migran di Balai Diklat Industri Diperluas ke Semua SektorPekerja Migran Indonesia

Kini Pelatihan Calon Pekerja Migran di Balai Diklat Industri Diperluas ke Semua Sektor

S Nurafifa· 15 October 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.