
Mitigasi Super Flu, Puluhan Pemindai Suhu Dipasang di Bandara I Gusti Ngurah Rai

VOICEINDONESIA.CO, Badung — Otoritas Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi masuknya super flu atau influenza A (H3N2) subclade K dengan mengaktifkan kembali puluhan alat pemindai suhu tubuh (thermo scanner).
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi di tengah meningkatnya perhatian terhadap penyebaran virus tersebut di sejumlah wilayah Indonesia.
General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Nugroho Jati menjelaskan, pemindai suhu yang digunakan merupakan fasilitas lama yang sebelumnya dipasang saat pandemi COVID-19.
Alat tersebut dinilai masih relevan karena gejala awal super flu memiliki kemiripan, terutama peningkatan suhu tubuh.
Baca Juga: Kementerian P2MI Akui Sindikat TPPO Makin Marak“Bandara I Gusti Ngurah Rai karena ini adalah pintu masuk internasional yang cukup besar penggunanya saya kira gejala yang kami pelajari dan kami dapatkan informasi kurang lebih mirip dengan orang flu hanya mungkin ada gejalanya sehingga mendeteksinya itu juga akan lebih terlihat ketika suhu badan tinggi,” kata Nugroho di Kabupaten Badung, Senin (5/1/2025).
Ia menambahkan, seluruh perangkat pemindai suhu kembali difungsikan sejak saat ini dan dipastikan dalam kondisi layak operasi.
“Sehingga pemindai suhu tubuh yang kami siapkan pada masa pandemi COVID-19 lalu bisa kami gunakan dan kami pasang kembali sejak saat ini,” sambungnya.
Pengelola bandara mencatat sekitar 25 unit thermo scanner telah terpasang di titik-titik strategis, mencakup jalur utama kedatangan dan keberangkatan penerbangan internasional maupun domestik.
Baca Juga: WNI Harus Terpantau KBRI CaracasPenempatan tersebut bertujuan agar penumpang dengan indikasi demam dapat segera terdeteksi dan ditangani sesuai prosedur.
“Posisi sudah terpasang, semua beroperasi dalam keadaan baik dan informasi lebih lanjut tentunya dari Kementerian Kesehatan terkait bagaimana perkembangan dan penanganan tindak lanjutnya,” ujar Nugroho.
Hingga saat ini, Bandara I Gusti Ngurah Rai yang melayani rata-rata sekitar 66.000 penumpang per hari belum menemukan adanya penumpang yang terindikasi membawa super flu.
Meski demikian, pihak bandara tetap menyiagakan personel serta menyiapkan langkah penanganan lanjutan apabila ditemukan kasus mencurigakan.
“Untuk sementara kami koordinasi dengan Balai Karantina Indonesia maupun dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Indonesia, sementara ini statusnya masih landai dan menjadi imbauan saja untuk tetap waspada, belum ada penerapan protokol khusus,” kata dia.
Sebagai informasi, data Kementerian Kesehatan mencatat hingga akhir Desember 2025 terdapat 62 kasus super flu yang tersebar di delapan provinsi.
Jumlah terbanyak dilaporkan berada di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat. (af/ri)
Pilihan Redaksi: Mengawal Gerbang Negara: Analisis Mendalam Kewenangan Baru Imigrasi Pasca UU 63/2024Pilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaPHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.

