VOICE Indonesia
HOT
Ekonomi

Krisis Selat Hormuz, Indonesia Alihkan Impor Energi dari Australia dan AS

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co1 menit baca

Ringkasan Berita

AI
VOICE Indonesia di Google
Krisis Selat Hormuz, Indonesia Alihkan Impor Energi dari Australia dan AS
Krisis Selat Hormuz, Indonesia Alihkan Impor Energi dari Australia dan AS

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta — Gangguan di Selat Hormuz mulai memaksa pemerintah menyesuaikan strategi pasokan energi nasional, termasuk mengalihkan sumber impor ke luar kawasan Timur Tengah.

Di tengah situasi itu, dua kapal milik Pertamina International Shipping (PIS) masih tertahan dan belum dapat melintas di jalur vital tersebut.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menyebut pemerintah kini mengandalkan suplai dari berbagai negara untuk menjaga stabilitas dalam negeri.

"Kita sudah ambil dari Australia, Amerika, dan negara lain," ujarnya di Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Ia menjelaskan komunikasi dengan berbagai pihak terus dilakukan agar kapal Pertamina Pride dan Gamsunoro segera mendapat izin melintas.

"Lagi dilakukan komunikasi yang intens terkait dua kapal itu," katanya.

Baca Juga : Indonesia Protes Rencana Kebijakan Iran di Selat Hormuz

Menurut Bahlil, peluang terbuka setelah muncul jeda konflik selama dua pekan antara Amerika Serikat dan Iran yang diharapkan dapat meredakan ketegangan di kawasan.

“Insyaallah, doain bisa cepat,” pungkasnya. (Sin/Ah)

Pilihan Redaksi : Pahlawan Devisa Terancam Pancung, Presiden Jangan Hanya Menonton!

Baca Berita Lainnya di Google News

Pilihan Redaksi

Kini Pelatihan Calon Pekerja Migran di Balai Diklat Industri Diperluas ke Semua SektorPekerja Migran Indonesia

Kini Pelatihan Calon Pekerja Migran di Balai Diklat Industri Diperluas ke Semua Sektor

S Nurafifa· 15 October 2026
#Menteri ESDM Bahlil#pasokan energi#selat Hormuz
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.