Prabowo Klaim Setiap Hari Puluhan Ribu Kapal Asing Curi Kekayaan Laut Indonesia
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Pengungkapan mengejutkan ini disampaikan Presiden saat menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN 2027 dalam Rapat Paripurna DPR RI. Prabowo menegaskan Indonesia harus menegakkan kedaulatan di lautan sendiri.
"Bumi dan air kita sangat luas, tiap malam puluhan ribu kapal berbendera asing mengambil kekayaan kita. Secara ilegal, secara tidak sah harus kita tegakkan kedaulatan kita di lautan kita sendiri," katanya di hadapan seluruh anggota DPR RI, Rabu (20/5/2026).
Pernyataan Presiden ini membeberkan besarnya kerugian negara akibat pencurian kekayaan laut yang terjadi secara masif dan sistematis. Puluhan ribu kapal asing beroperasi di perairan Indonesia tanpa izin dan mengambil hasil laut yang seharusnya menjadi hak rakyat Indonesia.
Prabowo menyebut posisi geografis Indonesia sangat strategis dengan puluhan persen perdagangan dunia melalui perairan Indonesia. Namun keuntungan dari posisi strategis ini tidak optimal karena banyak kekayaan laut dicuri oleh pihak asing.
"Posisi biografis kita sangat strategis, puluhan persen perdagangan dunia melalui perairan kita," ujarnya.
Untuk mengatasi pencurian kekayaan laut ini, pemerintah akan membangun 5.000 desa nelayan dalam tiga tahun ke depan. Pemberdayaan nelayan lokal menjadi kunci untuk menegakkan kedaulatan Indonesia di lautan sendiri.
Presiden menegaskan para nelayan Indonesia harus diberdayakan karena mereka yang di ujungnya akan menguasai lautan Indonesia. Dengan nelayan yang kuat dan terfasilitasi dengan baik, pengawasan terhadap perairan Indonesia bisa lebih optimal.
"Para nelayan kita harus kita berdayakan karena mereka di ujungnya akan menguasai lautan kita," tegasnya.
Tahun ini pemerintah akan meresmikan 1.386 desa nelayan sebagai langkah awal. Setiap desa nelayan akan dijamin memiliki instalasi pembuat es batu, ruang cold storage, dan SPBU khusus untuk nelayan.
Kondisi nelayan Indonesia saat ini masih memprihatinkan dengan kesulitan mendapatkan kebutuhan dasar seperti es batu dan solar. Prabowo menyoroti ironi di mana nelayan yang mempertaruhkan nyawa untuk menghasilkan protein bagi rakyat justru tidak mendapat fasilitas memadai.
"Sekarang nelayan-nelayan kita sulit mendapat es batu. Es batu saja mereka sulit untuk mendapatkan. Apalagi solar yang mereka butuh," katanya.
Pemerintah akan melakukan intervensi besar-besaran untuk mengubah kondisi ini. Pembangunan infrastruktur di desa-desa nelayan diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan nelayan sekaligus memperkuat pengawasan terhadap perairan Indonesia.
Pencurian kekayaan laut oleh kapal asing ini merupakan bagian dari persoalan sistemik pengelolaan sumber daya alam Indonesia yang selama ini tidak optimal. Prabowo menegaskan Indonesia harus berani mengelola kekayaan sendiri dan tidak boleh terus membiarkan sumber daya diambil pihak lain.
Pilihan Redaksi
NasionalPrabowo Kembali "Remehkan" Pelamahan Kurs Rupiah Terhadap Dollar
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bukan sekadar dokumen administrasi keuangan, melainkan instrumen perjuangan mutlak untuk melindungi rakyat dan menjamin kesejahteraan nasional. Sejalan dengan visi tersebut, Kepala Negara mematok target agresif
Suka artikel ini? Beri apresiasi untuk sang penulis.
Berikan tanda suka secara gratis, atau kirim tips agar penulis tetap semangat.
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.




























