
Pertamina Andalkan Kapal Ramah Lingkungan untuk Distribusi BBM ke Pelosok

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – PT Pertamina Patra Niaga mengoptimalkan distribusi energi nasional melalui pengelolaan armada laut yang modern, efisien, dan berstandar internasional. Salah satunya adalah MT Pagerungan yang mendukung konektivitas energi dari terminal utama seperti Balongan, Tuban, dan Tanjung Wangi serta sejumlah wilayah operasional di Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, hingga Indonesia Timur. Melalui rute tersebut, kapal ini mendukung kelancaran pasokan BBM ke wilayah dengan kebutuhan energi yang terus bergerak seiring aktivitas masyarakat dan industri.
Penguatan peran MT Pagerungan juga sejalan dengan komitmen Pertamina Patra Niaga dalam memastikan distribusi energi tidak hanya berjalan andal, tetapi juga semakin efisien dan memperhatikan aspek keberlanjutan. Dalam lima tahun terakhir, kapal ini telah menjalani modernisasi melalui penerapan teknologi yang mendukung efisiensi operasional, keselamatan pelayaran, serta pengelolaan lingkungan.
Direktur Armada Logistik PT Pertamina Patra Niaga, Arif Yunianto menyampaikan bahwa armada laut memiliki peran penting dalam memastikan energi dapat menjangkau berbagai wilayah Indonesia secara konsisten. “Distribusi energi melalui jalur laut membutuhkan armada yang andal, adaptif, dan mampu menjawab tantangan operasional di berbagai wilayah. Melalui modernisasi kapal seperti MT Pagerungan, Pertamina Patra Niaga terus memperkuat sistem logistik energi agar pasokan dapat tersalurkan secara aman, efisien, dan berkelanjutan,” ujar Arif dalam keterangannya, Kamis (21/5/2026).
Dari sisi teknologi, MT Pagerungan dilengkapi sejumlah perangkat pendukung efisiensi energi, antara lain Fin Stabilizer yang membantu menjaga kestabilan kapal saat berlayar, sehingga hambatan gerak dapat dikurangi dan konsumsi bahan bakar menjadi lebih optimal. Disisi lainnya, penggunaan Variable Frequency Drive (VFD).
mampu mengatur kerja motor listrik secara dinamis agar penggunaan energi lebih efisien dan beban kerja mesin dapat dikelola dengan lebih baik.
Selain teknologi efisiensi energi, MT Pagerungan juga telah dilengkapi Ballast Water Treatment System (BWTS) yang berfungsi mengolah air ballast sebelum dibuang kembali ke laut, termasuk melalui proses penyaringan dan penonaktifan organisme biologis maupun mikroorganisme. Penerapan BWTS menjadi bagian dari kepatuhan kapal terhadap standar lingkungan internasional, sekaligus mendukung perlindungan ekosistem perairan dari potensi penyebaran spesies invasif.
Melalui penerapan teknologi tersebut, MT Pagerungan dapat menjalankan operasional distribusi secara lebih efektif, aman, dan ramah lingkungan. Kapabilitas ini mendukung keandalan kapal dalam mengangkut berbagai produk olahan energi, termasuk produk minyak ringan atau light oil products seperti Marine Fuel Oil (MFO), High Speed Diesel (HSD), dan Marine Gas Oil (MGO), guna memenuhi kebutuhan energi nasional secara konsisten.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



