Iran Tutup Total Selat Hormuz
VOICEINDONESIA.CO, Istanbul – Dilansir dari ANTARA, Markas Besar Khatam Al-Anbiya melalui siaran televisi nasional Iran menyatakan jalur laut tersebut ditutup untuk semua kapal karena apa yang mereka sebut sebagai ketidakamanan di kawasan. Iran juga memperingatkan bahwa pergerakan apapun di Selat Hormuz akan menjadi sasaran tembak.
Keputusan itu diambil menyusul berlanjutnya agresi Amerika serta serangan AS terbaru terhadap Provinsi Hormozgan di Iran selatan. Sebelumnya media Iran melaporkan serangkaian ledakan, aktivasi sistem pertahanan udara, dan serangan udara di sejumlah titik meliputi Bandar Abbas, Minab, Jask, Qeshm, dan Sirik.
CENTCOM mengonfirmasi pasukan AS melancarkan serangan tambahan yang diklaim sebagai tindakan membela diri. Iran sebaliknya membantah klaim AS bahwa kapal-kapal masih bisa melintasi Selat Hormuz.
Penutupan ini menjadi pukulan serius bagi pasokan energi global karena Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran paling strategis di dunia, tempat sekitar 20 persen pasokan minyak dunia melintas setiap harinya.
Eskalasi ini terjadi di saat perundingan damai AS dan Iran masih berjalan, namun serangkaian serangan militer dari kedua pihak terus memperlihatkan betapa rapuhnya proses perdamaian yang sedang diupayakan tersebut.
Pilihan Redaksi
NasionalKeandalan Sistem Kelistrikan Jawa Dipertanyakan, Investigasi Transparan Gangguan Listrik Harus Dilakukan
Institute for Essential Services Reform (IESR) mempertanyakan penjelasan awal terkait gangguan sistem kelistrikan yang menyebabkan pemadaman listrik di sejumlah
Suka artikel ini? Beri apresiasi untuk sang penulis.
Berikan tanda suka secara gratis, atau kirim tips agar penulis tetap semangat.
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
















