Iran Tuding AS Serang Bandara Kuwait dengan Drone demi Jual Senjata
VOICEINDONESIA.CO, Teheran – Iran menuduh Amerika Serikat mendalangi serangan drone ke Bandara Internasional Kuwait sebagai operasi pengelabuan untuk menciptakan alasan memasarkan sistem pertahanan udara anti-drone buatan AS ke negara tersebut. Tuduhan ini disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei melalui media sosial X, Selasa (9/6/2026).
Baqaei menyebut AS mengerahkan drone tiruan Lucas untuk menyerang Bandara Kuwait demi menciptakan alasan sempurna memasarkan sistem pertahanan udara anti-drone buatan Powerus dengan dalih melindungi diri dari serangan Iran.
"Mereka melakukan operasi pengelabuan dengan mengerahkan drone tiruan Lucas untuk menyerang Bandara Kuwait, menciptakan alasan sempurna untuk memasarkan sistem pertahanan udara anti-drone buatan Powerus. Sangat menguntungkan!" ujar Baqaei.
Sementara itu Juru Bicara Korps Garda Revolusi Islam Iran Hossein Mohebbi menegaskan militer Iran tidak menembakkan rudal apapun ke arah terminal bandara tersebut. Mohebbi menyatakan kehancuran di Bandara Internasional Kuwait merupakan akibat dari kesalahan operasional pada sistem pertahanan udara Patriot.
Sebelumnya pada Rabu (3/6/2026), Juru Bicara Kementerian Pertahanan Kuwait Saud Al-Atwan menyatakan terminal penumpang Bandara Internasional Kuwait mengalami kerusakan parah akibat serangan drone. Lebih dari 60 orang terluka dalam insiden tersebut termasuk penumpang dan staf bandara.
Pilihan Redaksi
KPK Telusuri Tersangka Lain dalam Kasus Suap Auditor BPK di Muara Enim
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak berhenti pada empat tersangka yang sudah ditetapkan dalam kasus suap pegawai BPK oleh Bupati Muara Enim Edison. Lembaga antirasuah itu kini aktif menelusuri kemungkinan adanya pihak-pihak lain yang terlibat sekaligus melacak ke mana saja aliran uang suap meng
Suka artikel ini? Beri apresiasi untuk sang penulis.
Berikan tanda suka secara gratis, atau kirim tips agar penulis tetap semangat.
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

















