VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB António Guterres mengapresiasi langkah nyata Indonesia membantu rakyat Palestina. Apresiasi itu ia sampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (18/10/2026), menjelang berakhirnya masa jabatannya pada Desember 2026.
Guterres menyampaikan tiga hal kepada Prabowo, salah satunya penghargaan atas langkah Presiden dalam menjaga ketertiban dunia.
“Sekjen PBB mengapresiasi langkah Presiden Prabowo dalam usaha melaksanakan ketertiban dunia serta langkah nyata Indonesia membantu rakyat Palestina,” demikian siaran resmi Sekretariat Kabinet.
Guterres juga berpamitan kepada Prabowo. Ia berterima kasih atas pengiriman pasukan perdamaian Indonesia, lalu mengapresiasi kepemimpinan Indonesia dalam mendorong pembiayaan pembangunan yang inovatif dan aksi menanggulangi dampak perubahan iklim, berdasarkan siaran resmi Kantor Sekretariat Jenderal PBB.
Pertemuan keduanya membahas reformasi sistem multilateral, kemajuan Agenda 2030, serta isu global dan regional, termasuk situasi di Palestina.
Sekretariat Kabinet menyebut pertemuan itu menegaskan eratnya hubungan Indonesia dan PBB.
“Pertemuan ini menegaskan eratnya komunikasi dan kemitraan Indonesia dengan PBB dalam memperjuangkan perdamaian, memperkuat stabilitas global, serta mendorong terciptanya tatanan dunia yang lebih adil dan sejahtera,” ungkap Sekretariat Kabinet.
Pada Senin (19/10/2026), Guterres dijadwalkan mengunjungi Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI di Kabupaten Bogor. Di sana ia memberi penghormatan kepada 50 prajurit TNI yang gugur saat bertugas bersama pasukan penjaga perdamaian PBB, dan bertemu prajurit yang akan bertugas di Republik Afrika Tengah.
Guterres kemudian menyampaikan pidato di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, sebelum kembali ke New York, Amerika Serikat, pada hari yang sama.























