VOICE Indonesia
HOT
Internasional

Kemlu Minta KBRI Paris dan Roma Jaga Komunikasi dengan WNI Pascademonstrasi

S Nurafifa - VOICEIndonesia.coEditor: Abdulloh Hilmi2 menit baca

Ringkasan Berita

AI
VOICE Indonesia di Google
Ratusan orang berjaket tebal dan berpenutup kepala berkumpul di jalan yang diapit bangunan bergaya klasik berbalkon besi. Asap berwarna merah muda, kuning, dan hijau mengepul di sisi kiri. Sebuah bendera biru dan payung berwarna-warni terlihat di sisi yang sama.
Massa memadati sebuah ruas jalan saat unjuk rasa memprotes kenaikan biaya hidup di Prancis. Asap berwarna mengepul di tengah kerumunan.(Foto: Voiceindonesia.co/AFP)

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengimbau warga negara Indonesia (WNI) di Prancis dan Italia waspada terhadap situasi keamanan. Imbauan itu muncul setelah unjuk rasa berlangsung di kedua negara pada Sabtu (17/10/2026).

Direktur Pelindungan WNI Kemlu Heni Hamidah menyampaikan bahwa Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Paris dan Roma telah meminta seluruh WNI di wilayah akreditasi masing-masing berhati-hati. Ia menyampaikan hal itu dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Senin (19/10/2026).

“...agar senantiasa berhati-hati dan mencermati perkembangan situasi keamanan,” kata Heni.

Kemlu meminta WNI memantau informasi resmi dari otoritas setempat dan menghindari lokasi demonstrasi serta kerumunan massa. WNI juga diminta menyesuaikan rencana perjalanan karena kemungkinan gangguan transportasi umum, dan mengikuti arahan otoritas keamanan setempat.

KBRI Paris dan KBRI Roma akan terus memantau perkembangan situasi pascademonstrasi dan menjaga komunikasi dengan WNI. Dalam kondisi darurat, WNI di Prancis dapat menghubungi KBRI Paris melalui nomor +33-6-2112-2109. WNI di Italia dapat menghubungi KBRI Roma melalui nomor +39-338-954-2333.

Di Prancis, unjuk rasa memprotes kenaikan biaya hidup dan harga kebutuhan di berbagai wilayah. Aksi itu diwarnai bentrokan antara demonstran dan polisi, kerusuhan, penjarahan, serta vandalisme. Kementerian Dalam Negeri Prancis menyebut hampir 2.400 orang ditahan, sedangkan sekitar 1.000 aparat penegak hukum terluka.

Di Milan, Italia, gelombang kerusuhan terbaru terjadi sehari setelah bentrokan pecah di pusat kota dalam aksi protes menentang kenaikan biaya hidup.

Pilihan Redaksi

Mendagri Minta Sistem IT Digitalisasi Perlinsos DiperkuatNasional

Mendagri Minta Sistem IT Digitalisasi Perlinsos Diperkuat

M. Rizki· 18 October 2026
#Unjuk rasa prancis#WNI#Demo#Kemlu RI
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.