VOICE Indonesia
HOT
Ketenagakerjaan

13.044 Pekerja Jabar Kena PHK, Pemprov Buka Ribuan Lowongan

S Nurafifa - VOICEIndonesia.coEditor: Redaksi2 menit baca

Ringkasan Berita

AI
VOICE Indonesia di Google
Foto ilustrasi ini menggambarkan seorang karyawan yang membawa kardus berisi barang-barang pribadinya seperti buku, bingkai foto, dan berkas kerja usai terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).
Ilustrasi pemutusan hubungan kerja (PHK)(Foto: Voiceindonesia.co)

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Sebanyak 13.044 pekerja di Jawa Barat terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) selama Januari hingga September 2026, berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar menyiapkan lowongan, pelatihan, dan akses jaminan sosial bagi para pekerja tersebut, Senin (19/10/2026).

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Barat I Gusti Agung Kim Fajar menyatakan Pemprov memastikan hak pekerja terpenuhi lewat fasilitasi sesuai peraturan perundang-undangan. Pemprov juga memperkuat koordinasi dan deteksi dini agar persoalan hubungan industrial tidak berkembang menjadi konflik, dengan dialog sebagai langkah utama saat masalah muncul.

Kim menyebut Pemprov berkoordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan agar pekerja terdampak PHK tetap bisa mengakses jaminan sosial.

“Koordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan turut dilakukan untuk mendukung akses pekerja terhadap manfaat Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) dan Jaminan Hari Tua (JHT) sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Kim dalam keterangan tertulis.

Pemprov Jabar mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan lewat aplikasi Nyari Gawe. Hingga 09/10/2026, aplikasi itu mencatat 704.121 pencari kerja dan 714 perusahaan, dengan 24.085 lowongan tersedia. Sebanyak 1.209 pelamar tercatat sudah diterima bekerja.

Pemprov juga menggelar Bursa Kerja Online yang disiarkan langsung bersama Gubernur Jawa Barat lewat akun TikTok @dedimulyadiofficial. Hingga 09/10/2026, program itu berjalan empat edisi, melibatkan 89 perusahaan, dan menyediakan 5.768 lowongan.

Disnakertrans Jabar menyelenggarakan pelatihan kejuruan di bidang otomotif, menjahit, barista, pengelasan, manufaktur, operator forklift, dan pembuatan konten digital. Pelatihan lewat Mobile Training Unit menjangkau masyarakat yang membutuhkan peningkatan keterampilan.

Pemprov Jabar turut mengembangkan pelatihan kewirausahaan bagi pekerja terdampak PHK dan pencari kerja lain yang ingin membangun usaha mandiri.

Pilihan Redaksi

Mendagri Minta Sistem IT Digitalisasi Perlinsos DiperkuatNasional

Mendagri Minta Sistem IT Digitalisasi Perlinsos Diperkuat

M. Rizki· 18 October 2026
#PHK#Pemprov Jabar#Disnaker Jabar
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.