Daerah

38 Siswa SDN 1 Darmaji dan MI Hidayatusholihin Diduga Keracunan MBG

Afifah - VOICEIndonesia.co19 Januari 2026 pukul 19.37 WIB
38 Siswa SDN 1 Darmaji dan MI Hidayatusholihin Diduga Keracunan MBG
Iklan
Temukan lebih banyak
Peta
Referensi Geografis
Panduan Kota & Daerah

VOICEINDONESIA.CO, Lombok Tengah - Polres Lombok Tengah, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), menyelidiki peristiwa dugaan keracunan massal yang dialami 38 siswa SDN 1 Darmaji dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Hidayatusholihin di Kecamatan Kopang, Lombok Tengah.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (17/1/2026) dan mengakibatkan puluhan siswa harus mendapatkan penanganan medis. Dalam penyelidikan awal, kepolisian telah mengamankan sejumlah sampel susu dan makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan.

Iklan

Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah AKP Punguan Hutahaean mengatakan penyidik telah melakukan serangkaian langkah penyelidikan untuk mengungkap penyebab kejadian tersebut.

Baca Juga: Antam Konfirmasi Tiga Warga Terlibat Tambang Ilegal di Pongkor Meninggal Dunia

“Satreskrim sudah melakukan penyelidikan terhadap penyebab muntah-muntah yang dialami para siswa, termasuk menginterogasi sejumlah saksi serta mengamankan dan mengambil sampel makanan,” ujar AKP Punguan dalam keterangannya, Minggu (18/1/2026).

Menurutnya, saksi-saksi yang dimintai keterangan berasal dari berbagai pihak, mulai dari unsur sekolah, guru, hingga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyalurkan makanan dan susu kepada para siswa.

AKP Punguan menambahkan, hingga kini pihak kepolisian masih menunggu hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan dan minuman yang telah diserahkan kepada Dinas Kesehatan Lombok Tengah. Hasil tersebut akan menjadi dasar penentuan penyebab pasti keracunan.

“Untuk kesimpulan penyebab kejadian ini, kami masih menunggu hasil pemeriksaan uji laboratorium dari dinas terkait,” jelasnya.

Baca Juga: Polisi Bongkar Peredaran Obat Terlarang di Jaksel, 4 Ribu Pil Berhasil Disita 

Berdasarkan data sementara, sebagian besar siswa yang terdampak mengalami gejala muntah-muntah, mual, pusing, hingga diare setelah mengonsumsi makanan yang dibagikan.

Meski demikian, seluruh siswa telah mendapatkan penanganan medis dan kondisinya terus dipantau.

Iklan

Polres Lombok Tengah menegaskan penanganan kasus ini akan dilakukan secara profesional dan transparan guna memastikan ada atau tidaknya unsur kelalaian maupun pelanggaran dalam peristiwa tersebut. ( af/ri)

Pilihan Redaksi: Menakar Urgensi Transformasi Total KemenP2MI demi Perlindungan Paripurna

Pilihan Redaksi

Polri Luncurkan SIM Digital, Kini Tak Perlu Lagi Bawa Kartu FisikNasional

Polri Luncurkan SIM Digital, Kini Tak Perlu Lagi Bawa Kartu Fisik

Afifah·22 May 2026

Suka artikel ini? Beri apresiasi untuk sang penulis.

Berikan tanda suka secara gratis, atau kirim tips agar penulis tetap semangat.

Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Artikel Terkait

Daerah

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

UMKM Showcase

Dukung usaha lokal Indonesia — ribuan UMKM terdaftar

Partner Kolaborasi
PusatRilis.id

Featured UMKM

UMKM Lainnya

Gratis

Citizen Journalism

Berita dari Warga untuk Warga

Punya Berita Menarik di Sekitarmu?

Bagikan cerita, foto, atau video kejadian di lingkunganmu. Suaramu penting untuk masyarakat!

Kirim Berita Sekarang

Made with Emergent

-->-->
Original text
Rate this translation
Your feedback will be used to help improve Google Translate
-->