Nasional

Prabowo Ajak Anak Muda Terjun ke Dunia Usaha, Bukan ASN

Afifah - VOICEIndonesia.co20 Mei 2026 pukul 20.40 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto
Foto: Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto(Foto: dok./voiceindonesia.co/ist)
Iklan
Temukan lebih banyak
Panduan Kota & Daerah
Peta
Referensi Geografis

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengimbau generasi muda Indonesia untuk tidak lagi bertumpu pada cita-cita menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau pegawai pemerintah.

Sebaliknya, Prabowo mendorong anak muda untuk berani terjun ke dunia bisnis dan bersaing secara kompetitif sebagai pengusaha demi menciptakan sektor swasta yang lebih dinamis.

Iklan

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat berpidato memaparkan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 dalam Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

"Kita ingin anak-anak muda jangan semua minta jadi ASN, jangan semua minta jadi pemerintah. Tapi harus berani untuk bersaing dengan dunia usaha," tegas Prabowo di hadapan para anggota dewan.

Sebagai langkah konkret, pemerintah berkomitmen membuka akses pendidikan kewirausahaan (entrepreneurship) secara luas untuk mencetak pelaku usaha baru yang inovatif, berinisiatif tinggi, berani mengambil risiko, serta memiliki kecakapan manajerial.

Tak hanya pembekalan keahlian, Prabowo menjanjikan dukungan finansial berupa skema kredit khusus bagi perusahaan rintisan (startup) bagi para pemuda yang telah menyelesaikan pelatihan tersebut.

Langkah intervensi ini diambil agar pertumbuhan ekonomi tidak dikuasai oleh segelintir kelompok saja.

Prabowo menekankan pentingnya pemerataan kesempatan agar lahir konglomerasi baru dari lini akar rumput.

"Kita harus dorong mereka, memberi kesempatan mereka untuk tumbuh jadi pengusaha-pengusaha yang kuat, pengusaha-pengusaha yang baru. Demokrasi ekonomi artinya janganlah yang itu-itu saja," lanjutnya.

Iklan
Temukan lebih banyak
Panduan Kota & Daerah
Peta
Referensi Geografis

Dalam perbaikan tata kelola ekonomi nasional, Presiden menegaskan arah kebijakan akan mengusung konsep Indonesia Incorporated, yaitu sebuah ekosistem ekonomi yang berlandaskan semangat kekeluargaan dan gotong royong.

"Di mimbar ini saya ingin ingatkan Kembali pasal 33. Ayat pertama dari pasal 33 perekonomian disusun sebagai usaha Bersama sebagai azas kekeluargaan, tidak ada kata-kata lain," tegas Prabowo.

Dalam prinsip ini, pelaku usaha berskala besar diwajibkan menyokong pihak yang lemah, sementara masyarakat dengan modal terbatas didorong menghimpun kekuatan kolektif melalui wadah koperasi.

Prabowo menegaskan bahwa sistem ekonomi yang paling ideal bagi karakter bangsa adalah ekonomi jalan tengah.(af)

Pilihan Redaksi

DPR Kritik Aturan Perpanjangan Paspor Diaspora di EropaImigrasi

DPR Kritik Aturan Perpanjangan Paspor Diaspora di Eropa

Afifah·20 May 2026

Suka artikel ini? Beri apresiasi untuk sang penulis.

Berikan tanda suka secara gratis, atau kirim tips agar penulis tetap semangat.

Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow
#Tags:#Nasional

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Artikel Terkait

Nasional

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

UMKM Showcase

Dukung usaha lokal Indonesia — ribuan UMKM terdaftar

Partner Kolaborasi
PusatRilis.idIJINCepat.id

Featured UMKM

UMKM Lainnya

Gratis

Citizen Journalism

Berita dari Warga untuk Warga

Punya Berita Menarik di Sekitarmu?

Bagikan cerita, foto, atau video kejadian di lingkunganmu. Suaramu penting untuk masyarakat!

Kirim Berita Sekarang

#EventBerkelas

Didukung oleh

Naremax Integrated Event Partner

Made with Emergent

-->-->
Original text
Rate this translation
Your feedback will be used to help improve Google Translate
-->