Nasional

Prabowo Minta Purbaya Copot Pejabat Bea Cukai Jika Tak Mampu Kerja

Afifah - VOICEIndonesia.co20 Mei 2026 pukul 20.57 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto
Foto: Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto(Foto: dok./voiceindonesia.co/setneg)
Iklan
Temukan lebih banyak
Panduan Kota & Daerah
Referensi Geografis
Peta

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto memberikan instruksi tegas kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk segera mencopot dan mengganti jajaran pimpinan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai apabila dinilai lamban dan tidak mampu bekerja cepat.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen besar pemerintah dalam memberantas korupsi dan pungutan liar (pungli) yang menghambat iklim investasi.

Iklan

“Bea Cukai kita harus diperbaiki. Menteri Keuangan, kalau pimpinan Bea Cukai tidak mampu segera diganti,” ungkap Prabowo dalam Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Di hadapan lebih dari 400 anggota legislatif dan jajaran pejabat tinggi negara, Prabowo menekankan pentingnya akselerasi pelayanan publik dan pembenahan institusi secara menyeluruh.

Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa praktik pungli di lapangan masih menjadi momok menakutkan bagi dunia usaha.

Berdasarkan laporan yang diterimanya, banyak pelaku usaha dan investor yang mengeluhkan maraknya pungutan tidak resmi di berbagai lini birokrasi, yang pada akhirnya merusak daya saing dan memperlambat laju pembangunan industri nasional.

Oleh karena itu, Kepala Negara memerintahkan seluruh menteri, kepala badan, hingga pimpinan lembaga tinggi untuk mengambil langkah radikal dengan membersihkan instansi masing-masing dari oknum penyeleweng wewenang.

Institusi penegakan hukum dan pelayanan publik dituntut bertransformasi menjadi lembaga yang kuat, profesional, transparan, serta bersih dari budaya koruptif.

Menutup arahannya, Presiden Prabowo secara khusus meminta dukungan penuh dari seluruh anggota DPR RI agar senantiasa bersinergi dengan pemerintah dalam mengawal agenda pemberantasan korupsi terintegrasi.

Iklan
Temukan lebih banyak
Panduan Kota & Daerah
Peta
Referensi Geografis

Upaya penyelamatan keuangan negara dan penataan hukum ini dinilai krusial demi membawa Indonesia keluar dari status sebagai negara yang lemah secara ekonomi politik.

"Ini untuk kita semua. Ini untuk masa depan kita. Ini untuk anak dan cucu kita. Kita harus jadi negara yang hebat. Kita tidak mau jadi negara yang lemah terus-menerus," pungkas Prabowo. (af)

Pilihan Redaksi

DPR Kritik Aturan Perpanjangan Paspor Diaspora di EropaImigrasi

DPR Kritik Aturan Perpanjangan Paspor Diaspora di Eropa

Afifah·20 May 2026

Suka artikel ini? Beri apresiasi untuk sang penulis.

Sudah 1 apresiasi · Like gratis, tips opsional.

Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow
#Tags:#Nasional

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Artikel Terkait

Nasional

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

UMKM Showcase

Dukung usaha lokal Indonesia — ribuan UMKM terdaftar

Partner Kolaborasi
PusatRilis.idIJINCepat.id

Featured UMKM

UMKM Lainnya

Gratis

Citizen Journalism

Berita dari Warga untuk Warga

Punya Berita Menarik di Sekitarmu?

Bagikan cerita, foto, atau video kejadian di lingkunganmu. Suaramu penting untuk masyarakat!

Kirim Berita Sekarang

#EventBerkelas

Didukung oleh

Naremax Integrated Event Partner

Made with Emergent

-->-->
Original text
Rate this translation
Your feedback will be used to help improve Google Translate
-->