VOICE Indonesia
HOT
Nasional

BMKG Peringatkan Gelombang 4 Meter Ancam Perairan Selatan RI

M. Rizki - VOICEIndonesia.co2 menit baca

Ringkasan Berita

AI
VOICE Indonesia di Google
Gelombang tinggi
Prakiraan Gelombang Tinggi BMKG/ilustrasi(Foto: BMKG)

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Indonesia pada 17–20 Oktober 2026. Gelombang laut setinggi 2,5 hingga 4 meter berpotensi terjadi di perairan selatan Jawa hingga Nusa Tenggara.

BMKG menyebutkan, kondisi tersebut dipengaruhi pola angin di wilayah Indonesia yang bertiup dengan kecepatan 6–25 knot di utara ekuator dan 8–25 knot di selatan ekuator.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung, Samudra Hindia selatan Banten hingga Jawa Tengah, Selat Karimata, Laut Jawa bagian selatan, Selat Makassar bagian selatan dan tengah, serta Laut Arafuru.

Kondisi tersebut berpotensi memicu gelombang setinggi 1,25–2,5 meter di sejumlah perairan, antara lain Selat Malaka bagian utara, Samudra Hindia barat Aceh dan Kepulauan Nias, Selat Karimata, Laut Jawa, Laut Bali, Laut Sumbawa, Selat Makassar bagian selatan dan tengah, serta Laut Maluku.

Gelombang dengan ketinggian serupa juga berpotensi terjadi di Samudra Pasifik utara Maluku hingga Papua, serta Laut Arafuru bagian timur dan tengah.

Sementara itu, gelombang setinggi 2,5–4 meter berpotensi terjadi di Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai, Bengkulu, dan Lampung. Potensi gelombang tinggi juga meliputi perairan selatan Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, hingga Nusa Tenggara Timur.

BMKG mengingatkan, gelombang tinggi berisiko terhadap keselamatan pelayaran, terutama bagi nelayan dan operator transportasi laut. Nelayan yang menggunakan perahu kecil perlu mewaspadai angin dengan kecepatan 15 knot dan gelombang setinggi 1,25 meter.

Adapun kapal tongkang perlu mewaspadai angin berkecepatan 16 knot dan gelombang setinggi 1,5 meter. Sementara itu, kapal feri perlu memperhatikan potensi bahaya ketika kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.

BMKG mengimbau masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di wilayah pesisir terdampak agar meningkatkan kewaspadaan. Nelayan dan pelaku pelayaran juga diminta memperhatikan perkembangan informasi cuaca maritim sebelum melaut guna meminimalkan risiko kecelakaan. (rnm)

Pilihan Redaksi

KBRI Phnom Penh Terima 13.574 WNI Eks Jaringan Penipuan Daring sejak JanuariPekerja Migran Indonesia

KBRI Phnom Penh Terima 13.574 WNI Eks Jaringan Penipuan Daring sejak Januari

S Nurafifa· 17 October 2026
##bmkg #gelombang #laut #cuaca #waspada #berita #peristiwa #nelayan
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.