VOICE Indonesia
HOT
Nasional

Dideportasi dari Malaysia, PMI Melahirkan di Tengah Laut Tujuan Batam

Redaksi - VOICEIndonesia.co1 menit baca

Ringkasan Berita

AI
VOICE Indonesia di Google
Dideportasi dari Malaysia, PMI Melahirkan di Tengah Laut Tujuan Batam
Dideportasi dari Malaysia, PMI Melahirkan di Tengah Laut Tujuan Batam

VOICEINDONESIA.CO,Batam - Tak ada yang menyangka, Rosmawati, Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tengah hamil tua dalam perjalanan pulang ke Indonesia karena dideportasi oleh Malaysia, melahirkan di tengah laut.

Tangisan bayi perempuan mungil itu lahir dengan selamat dibantu beberapa orang penumpang kapal feri Citra Legacy, pada Sabtu (7/9/2024) lalu.

Baca Juga : Malaysia Deportasi 34 Pekerja Migran Korban TPPO Lewat Batam

"Proses melahirkannya berlangsung di tengah perjalanan yang bertolak dari Situlang Laut Malaysia ke Batam dibantu beberapa penumpang," kata Syahbandar Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter, Eric Mario Sihotang dikonfirmasi VOICEIndonesia.co, Rabu (11/9/2024).

Meski berhasil melahirkan dan selamat, kondisi wanita berusia 33 tahun asal Bandung itu sempat lemas karena plasentanya belum lepas. "Jadi setelah lahiran, ari arinya belum dipotong karena tidak ada alat," kata Eric.

Proses evakuasi penumpang itu dilakukan dengan cepat dibantu oleh beberapa pihak di pelabuhan feri internasional Batamcenter. Mulai dari evakuasi dari kapal hingga ke Rumah Sakit Awalbros, guna penanganan lebih lanjut. "Alhamdulillah ibu dan bayinya sehat," tutupnya.(iko)

Pilihan Redaksi

KBRI Phnom Penh Terima 13.574 WNI Eks Jaringan Penipuan Daring sejak JanuariPekerja Migran Indonesia

KBRI Phnom Penh Terima 13.574 WNI Eks Jaringan Penipuan Daring sejak Januari

S Nurafifa· 17 October 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.