VOICE Indonesia
HOT
Nasional

Menkes Budi Gunakan Data KPU untuk Program Vasksinasi

Redaksi - VOICEIndonesia.co2 menit baca

Ringkasan Berita

AI
VOICE Indonesia di Google
Menkes Budi Gunakan Data KPU untuk Program Vasksinasi
Menkes Budi Gunakan Data KPU untuk Program Vasksinasi
  JAKARTA, AKUUPDATE.ID - Menteri Kesehatasan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin akan menggunakan data dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk program vaksinasi Covid-19. Alasannya KPU belum lama ini  menggelar Pilkada 2020 dan punya data aktual. Budi mengungkapan, tidak percaya lagi pada data yang dimiliki oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam rangka distribusi dan penyiapan strategi vaksinasi. "Jadi sekarang saya sudah lihat by Kabupaten, kota, nanti saya akan perbaiki strategi vaksinasinya, datanya juga, supaya enggak salah. Sudah kapok saya enggak mau lagi pakai datanya kementerian kesehatan," kata Budi dalam diskusi virtual 'Vaksin & Kita' Komite Pemulihan Ekonomi & Transformasi Jabar, Jumat (22/1/2021). Baca juga : Menparekraf Pastikan Sektor Parekraf di Batam Terapkan Protokol Kesehatan Budi mengatakan, dari distribusi vaksin sudah banyak pihak tertipu dengan data dari Kemenkes. “Saya nggak mau ketipu kedua kali. Ini dibilang secara agregat cukup jumlah puskesmas dan rumah sakit untuk menyuntik (vaksin). RS pemerintah saja, nggak usah libatin pemda, swasta cukup, ternyata nggak cukup,” ujarnya. "Aku ambil datanya KPU, KPU manual, itu kemarin baru banyak pemilihan, kayaknya itu yang paling current, ambil data KPU," tambahnya. Baca juga : Mendikbud Baru 15 Persen Sekolah Menerapkan Pembelajaran Tatap Muka Meskipun bergitu, menurut  Menkes Budi itu tidak cukup setelah ia menelusuri data dari Kemenkes itu ke provinsi, kabupaten dan kota. Karenanya, ia tidak lagi percaya menggunakan data Kemenkes "Itu 60 persen tidak cukup, karena Bandung penuh rumah sakit, sama Puskesmasnya, nyuntik bisa, begitu Puncak Jaya, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, baru 3.000 hari selesai, 8 tahun selesai, karena fasilitasnya enggak ada," tutupnya. Pemerintah selanjutnya akan fokus memvaksinasi 1,4 juta orang tenaga kesehatan hingga Februari 2021. Lalu vaksinasi 17 juta TNI-Polri pada Maret-April 2021. Kemudian vaksinasi 25 juta lansia hingga Mei 2021. (Faiz)

Pilihan Redaksi

Kini Pelatihan Calon Pekerja Migran di Balai Diklat Industri Diperluas ke Semua SektorPekerja Migran Indonesia

Kini Pelatihan Calon Pekerja Migran di Balai Diklat Industri Diperluas ke Semua Sektor

S Nurafifa· 15 October 2026
#Budi Gunadi Sadikin#kemenkes#kpu#Menkes Budi#Program Vaksinasi
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.