VOICE Indonesia
News

Serangan Drone Lewati Mekkah, Kemlu Minta WNI di Arab Saudi Waspada

Afifah - VOICEIndonesia.coEditor: Redaksi2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Direktur Pelindungan WNI Kemlu Heni Hamidah
Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah(Foto: dok./voiceindonesia.co/ist)

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengimbau seluruh warga negara Indonesia (WNI) di Arab Saudi meningkatkan kewaspadaan menyusul kondisi keamanan setempat setelah serangan yang diduga dilakukan oleh kelompok Houthi dari Yaman.

Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah mengatakan otoritas Arab Saudi telah beberapa kali mengeluarkan peringatan potensi bahaya keamanan untuk sejumlah wilayah, termasuk Makkah, Jeddah, dan Taif.

"Perwakilan RI di Arab Saudi mengimbau WNI untuk tetap waspada dan mengikuti instruksi resmi Arab Saudi," kata Heni di Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Pada Selasa (15/9), otoritas Arab Saudi sempat mengeluarkan peringatan kepada masyarakat untuk tetap berada di dalam ruangan, menghindari area terbuka dan kerumunan, serta mengikuti arahan resmi pemerintah.

Dinas Pertahanan Sipil Arab Saudi kemudian menyatakan situasi bahaya telah berakhir. Masyarakat pun diizinkan kembali beraktivitas seperti biasa dengan tetap memperhatikan arahan pemerintah setempat.

Heni memastikan sejauh ini tidak ada laporan mengenai WNI yang terdampak situasi bahaya tersebut.

"Perwakilan RI di Arab Saudi juga terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi intensif dengan otoritas setempat," katanya.

Bagi WNI yang berada dalam kondisi darurat, KBRI Riyadh dapat dihubungi melalui hotline +966 569173990, sedangkan KJRI Jeddah melalui hotline +966 50 360 9667.

Sementara itu, juru bicara resmi Koalisi untuk Pemulihan Legitimasi di Yaman, Mayor Jenderal Turki Al-Malki, mengatakan pasukan pertahanan udara Arab Saudi berhasil mencegat dan menghancurkan sebuah pesawat nirawak (drone) yang disebut hendak memasuki wilayah udara Kota Makkah.

"Pada Selasa malam, 15 September 2026, pukul 18.50 waktu setempat, Pasukan Pertahanan Udara Kerajaan Arab Saudi mencegat dan menghancurkan sebuah drone musuh yang diluncurkan oleh milisi Houthi teroris, sebelum memasuki wilayah udara terlarang di Kota Suci Makkah," kata Al-Malki, menurut laporan kantor berita Arab Saudi SPA.

Menurut laporan tersebut, drone dicegat di bagian selatan Makkah. Pihak Koalisi untuk Pemulihan Legitimasi di Yaman menyebut insiden itu sebagai upaya kedua menargetkan Makkah setelah serangan menggunakan rudal balistik pada 27 Juli 2017.

Namun, Gerakan Ansar Allah atau Houthi membantah tudingan tersebut. Kelompok itu menyatakan tidak menimbulkan ancaman terhadap Makkah maupun tempat-tempat suci Islam lainnya di Arab Saudi.

"Kami dengan tegas membantah adanya ancaman apa pun dari Yaman terhadap kota suci Makkah maupun situs suci lainnya," kata sumber militer seperti dikutip kantor berita yang dikelola Houthi, Saba, Selasa (15/9). (af)

Ringkasan AI

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengimbau seluruh warga negara Indonesia (WNI) di Arab Saudi meningkatkan kewaspadaan menyusul kondisi keamanan setempat setelah serangan yang diduga dilakukan oleh kelompok Houthi dari Yaman.

Powered by Ajakin.id — AI Engine
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.