VOICE Indonesia
HOT
News

Penggerebekan TKI Ilegal di Batam Berawal dari Keluarga TNI Disekap

Redaksi - VOICEIndonesia.co1 menit baca

Ringkasan Berita

AI
VOICE Indonesia di Google
BATAM,AKUUPDATE.ID-Kepolisian dan personel TNI menggerebek tempat penampungan pekerja migran (TKI) ilegal di kawasan Tiban Point, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Selasa (06/04). Penggerebekan ini ternyata berawal dari laporan seorang anggota TNI di Kota Bandung, Jawa Barat yang menyebut ada kerabatnya disekap di lokasi tersebut. Komandan Batalyon Raider Khusus 136/Tuah Sakti, Letkol Infanteri Dodiek Wardoyo mengungkapkan ada dua kerabat anggota TNI yang disekap. "Awalnya dijanjikan kerja, jadi 2 anggota keluarganya yang merupakan wanita tersebut malah disekap," kata Dodiek melalui komandan Rider Infantri Khusus, Lettu Setyo Adi Nugroho. Baca Juga : ABK Korban Penyanderaan Abu Sayyaf Dikembalikan ke Keluarga Dari laporan tersebut, pihaknya kemudian berkoordinasi dengan kepolisian untuk pendampingan penggerebekan. Hasilnya, ditemukan 30 wanita dan 9 pria di ruko itu. Diberitakan sebelumnya, tempat penampungan pekerja didaerah tiban, kota Batam digerebek oleh satuan Rider 136 dan Satreskrim Polresta Barelang. Dari hasil penggerebekan, diamankan 30 wanita dan 9 pria yang ditampung untuk dipekerjakan. Dari hasil penggrebekan, diamankan 30 wanita dan 9 pria yang ditampung untuk dipekerjakan. "Akan kita bawa dulu semuanya ke kantor," ucap Andry.(*)

Pilihan Redaksi

Kini Pelatihan Calon Pekerja Migran di Balai Diklat Industri Diperluas ke Semua SektorPekerja Migran Indonesia

Kini Pelatihan Calon Pekerja Migran di Balai Diklat Industri Diperluas ke Semua Sektor

S Nurafifa· 15 October 2026
#Batam#Disekap#Ilegal#Keluarga#Penggerebekan#tki#tni
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.