Penataan Guru Non-ASN Harus Dilakukan Transparan dan Berkeadilan
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Upaya pemerintah menyiapkan seleksi bagi ratusan ribu guru non-aparatur sipil negara (ASN) dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia pada masa mendatang.
Pengamat ekonomi sekaligus dosen senior Departemen Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran (FEB Unpad), Yayan Satyakti, mengatakan kualitas pendidikan memiliki hubungan erat dengan daya saing ekonomi suatu negara.
"Guru merupakan fondasi pembangunan sumber daya manusia. Karena itu, kepastian status dan karier mereka perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah," kata Yayan dalam keterangan yang diterima Voiceindonesia.co, Kamis (11/6/2026).
Menurut dia, kualitas pendidikan sulit ditingkatkan apabila tenaga pendidik masih menghadapi ketidakpastian dalam menjalankan profesinya.
"Sulit mengharapkan kualitas pendidikan meningkat apabila tenaga pengajarnya masih menghadapi ketidakpastian dalam menjalankan profesinya," ujarnya.
Yayan menilai proses penataan guru non-ASN harus dilakukan secara transparan dan berkeadilan agar dapat memberikan kepastian bagi para tenaga pendidik yang selama ini mengabdi.
"Yang terpenting adalah memastikan proses seleksi berjalan objektif sehingga guru-guru yang selama ini mengabdi mendapatkan kesempatan yang layak sesuai kompetensi dan kebutuhannya," katanya.
Ia menambahkan bahwa investasi pada sektor pendidikan akan memberikan manfaat besar bagi perekonomian dalam jangka panjang.
"Jika kualitas guru terjaga, maka kualitas lulusan juga akan meningkat. Dalam jangka panjang, itu akan memperkuat daya saing ekonomi Indonesia," ujar Yayan.
Sebelumnya, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyatakan tengah menyiapkan seleksi yang adil bagi 237.196 guru non-ASN yang telah terdata dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) guna memberikan kepastian hukum dan jenjang karier bagi tenaga pendidik.
Pilihan Redaksi
Sinergi Imigrasi Jaksel dan Media Tingkatkan Kualitas Humas
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan menggelar kegiatan peningkatan kapasitas kehumasan dan jurnalistik bagi pegawai yang bertugas di bidang k
Suka artikel ini? Beri apresiasi untuk sang penulis.
Berikan tanda suka secara gratis, atau kirim tips agar penulis tetap semangat.
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.


