VOICE Indonesia
Buruh

Dimediasi Polri, 103 Buruh Pabrik Ban Michelin Batal Kena PHK

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co23 Mei 2026 pukul 18.16 WIB
Ilustrasi suasana pemutusan hubungan kerja dengan menampilkan surat PHK dan kotak berisi perlengkapan kerja milik karyawan.
Ilustrasi surat pemutusan hubungan kerja (PHK) dan barang pribadi karyawan di lingkungan kantor.(Foto: Voiceindonesia.co)
Iklan

VOICEINDONESIA.CO, Bekasi โ€“ PT Multistrada Arah Sarana sepakat membatalkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 103 pekerja dalam mediasi yang difasilitasi Desk Ketenagakerjaan Bareskrim Polri. Mediasi berlangsung pada Selasa (19/5/2026) malam dan berhasil meredakan polemik PHK di perusahaan produsen ban Michelin tersebut.

Kepala Desk Ketenagakerjaan Polri Moh Irhamni mengatakan kesepakatan damai tercapai setelah pihaknya mempertemukan Presiden Direktur PT Multistrada Arah Sarana Igor S Zyemit dengan Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea. Mediasi yang dilakukan oleh Desk Ketenagakerjaan dengan para pihak telah mencapai kesepakatan.

Iklan

"Pihak perusahaan mencabut surat PHK terhadap 103 orang buruh tersebut," kata Irhamni dalam keterangan resmi.

Kasus bermula saat perusahaan melakukan restrukturisasi di lini logistik dengan mengalihkan operasional kepada pihak ketiga. Kebijakan itu berujung pada PHK terhadap 130 pekerja per 1 Mei 2026 di pabrik yang berlokasi di Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.

Sebanyak 27 pekerja menerima pesangon sedangkan 103 lainnya menolak hingga memicu rencana aksi demonstrasi besar-besaran dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia. Penolakan tersebut kemudian dibawa ke meja mediasi Desk Ketenagakerjaan Bareskrim Polri.

Sekretaris KC FSPMI Bekasi Sarino menilai keputusan pembatalan PHK tersebut sebagai angin segar di tengah ketidakpastian ekonomi. Ia meminta pengusaha tidak gegabah dalam mengambil kebijakan PHK dengan lebih mengedepankan dialog saat menghadapi kondisi krisis.

"Banyak pengusaha itu tidak melakukan langkah-langkah komunikasi, langsung main PHK saja dan melakukan segala cara," ujar Sarino di Cikarang, Sabtu (23/5/2026).

Sarino mengatakan gejolak ekonomi global tengah membayangi dunia manufaktur di kawasan industri Kabupaten Bekasi. Namun disayangkan masih ada perusahaan yang memilih jalan pintas dengan melakukan PHK sepihak tanpa berunding dengan serikat pekerja.

Konflik industrial seperti di PT Multistrada sebenarnya bisa dihindari apabila perusahaan terbuka terhadap kondisi yang dihadapi. Sarino menegaskan para buruh pada dasarnya memahami tekanan yang dialami perusahaan akibat situasi global.

Iklan

Sarino mendorong perusahaan mencari solusi lain untuk menekan biaya operasional tanpa harus merumahkan pekerja secara paksa. Banyak pilihan efisiensi yang dapat dibahas bersama melalui perundingan antara manajemen dengan serikat pekerja seperti penyesuaian sistem pembayaran upah, kebijakan efisiensi hingga pengunduran diri sukarela.

"Kita dari serikat tidak memaksakan kehendak, kita hanya minta komunikasi yang terbaik dalam mencari solusi," ujarnya.

Pilihan Redaksi

Polri Luncurkan SIM Digital, Kini Tak Perlu Lagi Bawa Kartu FisikNasional

Polri Luncurkan SIM Digital, Kini Tak Perlu Lagi Bawa Kartu Fisik

Afifahยท22 May 2026

Suka artikel ini? Beri apresiasi untuk sang penulis.

Berikan tanda suka secara gratis, atau kirim tips agar penulis tetap semangat.

Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow
#Tags:#Buruh

โš ๏ธ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Artikel Terkait

Buruh

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

UMKM Showcase

Dukung usaha lokal Indonesia โ€” ribuan UMKM terdaftar

Partner Kolaborasi
PusatRilis.id

Featured UMKM

UMKM Lainnya

Gratis

Citizen Journalism

Berita dari Warga untuk Warga

Punya Berita Menarik di Sekitarmu?

Bagikan cerita, foto, atau video kejadian di lingkunganmu. Suaramu penting untuk masyarakat!

Kirim Berita Sekarang

Made with Emergent

-->-->-->