
10 Ribu Pendatang Baru Diperkirakan Masuk Jakarta pasca Lebaran

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak akan menggelar operasi yustisi bagi pendatang baru yang tiba di ibu kota setelah mudik Lebaran 2026.
Meski demikian, para pendatang yang berniat mencari kerja di Jakarta diwajibkan tetap melengkapi seluruh dokumen administrasi kependudukan dan memiliki kapabilitas yang memadai.
"Jakarta tidak ada operasi yustisi, tetapi kami meminta bagi siapa pun yang ingin bekerja di Jakarta, tentunya melengkapi diri dengan semua syarat administrasi," ujar Pramono di Jakarta, Sabtu (21/3/2026).
Baca Juga: Di Hari Raya Idulfitri, Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan Bangsa
Pramono memprediksi akan terjadi lonjakan arus pendatang yang mencari peruntungan di Jakarta pada tahun ini.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkirakan sekitar 10 ribu hingga 12 ribu orang akan masuk ke ibu kota setelah masa libur Lebaran berakhir.
Meskipun diprediksi ada lonjakan, tren jumlah pendatang baru ke Jakarta sebenarnya menunjukkan penurunan dalam beberapa tahun terakhir.
Baca Juga: KBRI Beijing Gelar Shalat Ied Bersama 400 WNI
Staf Khusus Gubernur Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim, mencatat bahwa sejak 2022 hingga 2025, angka pendatang terus merosot dari kisaran 27 ribu menjadi 16 ribu orang.
Penurunan tren tersebut dipengaruhi oleh kondisi ekonomi nasional serta situasi geopolitik global yang berdampak pada daya tarik ekonomi ibu kota.
Gubernur pun berpesan agar para pendatang tidak hanya membawa dokumen lengkap, tetapi juga bekerja sesuai dengan kapasitas dan keahlian yang dimiliki agar dapat bersaing di pasar kerja Jakarta. (af/hi)
Pilihan Redaksi: Reformasi Perlindungan Upah Awak Kapal Perikanan Asing Taiwan Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.


