Daerah

Korban Penipuan Investasi di Blora Meningkat, Kerugian Ditaksir Rp2,6 Miliar

Afifah - VOICEIndonesia.co19 Mei 2026 pukul 22.30 WIB
Aplikasi Snapboost
Aplikasi Snapboost
Iklan
Temukan lebih banyak
Peta
Referensi Geografis
Panduan Kota & Daerah

VOICEINDONESIA.CO, Blora – Jumlah korban dugaan penipuan investasi berbasis aplikasi bernama "Snapboost" di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, terus melonjak. 

Hingga Selasa (19/5/2026), Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blora mencatat sebanyak 35 orang telah resmi melapor dengan akumulasi nilai kerugian materiil ditaksir menembus Rp2,6 miliar.

Iklan

Laporan gelombang pertama sebenarnya telah masuk sejak Selasa (21/4/2026) dengan 17 pelapor, lalu melonjak menjadi 21 orang pada Jumat (24/4/2026) dengan kerugian Rp500 juta. 

Masuknya 18 korban baru belakangan ini membuat angka kerugian meroket karena nominal macet dari masing-masing korban sangat bervariasi, mulai dari jutaan rupiah hingga ada yang menyentuh angka Rp100 juta per orang.

"Saat ini, kami masih melakukan klarifikasi terhadap seluruh korban yang telah melapor. Data sementara korban yang melapor ada 35 orang," kata Kasatreskrim Polres Blora, AKP Zaenul Arifin, di Blora, Selasa (19/5/2026).

Guna mengusut tuntas kejahatan finansial ini, penyidik Polres Blora tengah mengumpulkan dokumen barang bukti berupa riwayat transaksi digital dan memintai keterangan para saksi. 

Mengingat modus operandi yang digunakan pelaku berbasis platform digital (aplikasi seluler), Polres Blora berkoordinasi erat dengan Tim Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Tengah untuk melacak keberadaan server serta keterlibatan pihak pengelola aplikasi.

Berdasarkan kesaksian para korban, aplikasi Snapboost awalnya menawarkan skema keuntungan investasi yang sangat besar dalam waktu singkat. 

Skema ini sukses memikat ratusan warga Blora untuk menyetorkan dana segar sejak pertengahan tahun lalu.

Iklan
Temukan lebih banyak
Referensi Geografis
Peta
Panduan Kota & Daerah

Salah satu korban bernama Diana, melalui kuasa hukumnya Sugiyarto, mengungkapkan bahwa dirinya bergabung sejak Agustus 2025. 

Karena sistem pencairan profit di awal berjalan sangat lancar, ia sempat merekrut banyak anggota baru hingga membentuk jaringan tersendiri di Blora yang anggotanya kini diperkirakan mencapai 700 orang. 

Diana sendiri secara personal menderita kerugian paling masif, yakni sekitar Rp1,8 miliar.

Petaka mulai terjadi pada awal April 2026 saat sistem penarikan dana (withdraw) di aplikasi tersebut mendadak terkunci dan aplikasi sama sekali tidak dapat diakses kembali oleh pengguna. 

Hal senada dituturkan oleh korban lain bernama Johan Adi Saputro yang kehilangan uang tabungan keluarganya sebesar Rp49,5 juta yang disetorkan secara bertahap. 

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih terus membuka posko pengaduan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) bagi warga lainnya yang merasa menjadi korban Snapboost. (af)

Pilihan Redaksi

DPR Kritik Aturan Perpanjangan Paspor Diaspora di EropaImigrasi

DPR Kritik Aturan Perpanjangan Paspor Diaspora di Eropa

Afifah·20 May 2026

Suka artikel ini? Beri apresiasi untuk sang penulis.

Berikan tanda suka secara gratis, atau kirim tips agar penulis tetap semangat.

Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow
#Tags:#Daerah

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Artikel Terkait

Daerah

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

UMKM Showcase

Dukung usaha lokal Indonesia — ribuan UMKM terdaftar

Partner Kolaborasi
PusatRilis.idIJINCepat.id

Featured UMKM

UMKM Lainnya

Gratis

Citizen Journalism

Berita dari Warga untuk Warga

Punya Berita Menarik di Sekitarmu?

Bagikan cerita, foto, atau video kejadian di lingkunganmu. Suaramu penting untuk masyarakat!

Kirim Berita Sekarang

#EventBerkelas

Didukung oleh

Naremax Integrated Event Partner

Made with Emergent

-->-->
Original text
Rate this translation
Your feedback will be used to help improve Google Translate
-->