
21 ABK KM Nazila 05 Dievakuasi dari Perairan Maluku Utara

VOICEINDONESIA.CO, Palu – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan 21 Anak Buah Kapal (ABK) KM Nazila 05 dalam keadaan selamat pada Selasa (31/3/2026).
Para korban ditemukan terombang-ambing di perairan Maluku Utara, sekitar 25 mil laut dari lokasi kapal mereka tenggelam akibat cuaca buruk.
Kepala Kantor SAR (Kansar) Palu, Muh Rizal, mengonfirmasi bahwa seluruh awak kapal yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak Senin (30/3) kini telah dievakuasi.
Baca Juga: Pemerintah Diminta Evaluasi Penugasan TNI di Lebanon Usai Tewaskan Prajurit
“Semua korban ditemukan dalam keadaan sehat," ujar Rizal di Palu, Selasa.
Peristiwa mencekam ini bermula pada Minggu (29/3) saat KM Nazila 05 berlayar dari Pulau Taliabu menuju Desa Kema, Maluku Utara.
Namun, pada Senin dini hari, kapal mengalami patah haluan akibat dihantam gelombang tinggi.
Nakhoda sempat menghubungi pemilik kapal pada pukul 04.00 WITA untuk melaporkan bahwa kapal telah tenggelam dan seluruh kru melakukan evakuasi mandiri menggunakan long boat.
Baca Juga: Kasus TPPO Anak di Kaltim Melonjak, Ini Penyebabnya
Operasi pencarian besar-besaran melibatkan KN SAR Bhisma dari Luwuk yang menyisir area hingga 133 mil laut pada hari pertama.
Meskipun awalnya direncanakan dibawa ke Pelabuhan Luwuk, berdasarkan pertimbangan teknis, ke-21 ABK tersebut akhirnya dipindahkan ke kapal Rescue Gorontalo untuk dipulangkan melalui Pelabuhan Pelindo Gorontalo.
"Para korban diperkirakan tiba di Gorontalo sekitar pukul 20.23 WITA," tambah Rizal.
Pihak Basarnas juga melakukan klarifikasi mengenai jumlah penumpang.
Berdasarkan laporan awal, terdapat 27 orang di atas kapal, namun data resmi hasil konfirmasi ulang memastikan hanya 21 ABK yang ikut berlayar dalam perjalanan maut tersebut.
Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR resmi dihentikan dan ditutup.
Basarnas mengapresiasi kerja solid tim gabungan dari Pos SAR Luwuk, kru KN SAR Bhisma, dan tim penyelamat Gorontalo yang berhasil menuntaskan operasi dalam waktu singkat di tengah kondisi perairan yang menantang. (af/ri)
Pilihan Redaksi: Kasus TPPO Anak di Kaltim Melonjak, Ini Penyebabnya Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.


