18 Murid TK di Jember Diduga Keracunan MBG
VOICEINDONESIA.CO, Jember – Dugaan keracunan makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Sebanyak 18 murid TK dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan dari SPPG Mitra Kaliwates 7 di Jl. Teratai.
Anggota DPRD Jember, David Handoko Seto, mengaku menerima laporan kejadian tersebut, Rabu (20/5/2026) malam.
"Pak ijin melaporkan kejadian tadi siang banyak murid TK yg keracunan makanan MBG," ucap David
Hingga Rabu malam, 4 anak masih dirawat inap di RSUK Jember. Satu anak menjalani perawatan di Puskesmas Kaliwates, satu anak di Puskesmas Jember Kidul, sementara sisanya menjalani rawat jalan.
Beberapa nama korban yang dilaporkan di antaranya Arina 4 tahun, Narendra 6,5 tahun, Widad 7 tahun, Naura 6 tahun lebih, dan Jafran 5 tahun lebih, yang beralamat di Jl. Gajah Mada 31 dan Tegal Besar.
Selain itu ada M. Kenzo Kurniawan, Raka Tri Noer Zaini, Abdul Haris, Devano Alvero, M. Rendra, Dhamarwulan, Syaquuena Al-Birru, dan Elva Reta.
Makanan yang diduga menyebabkan keracunan berasal dari SPPG Mitra Kaliwates 7.
David juga meminta Pihak terkait diharapkan segera melakukan investigasi agar penyebabnya jelas dan kejadian serupa tidak terulang.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak SPPG maupun Dinas Kesehatan terkait penyebab pasti kejadian.
Sementara, PJ Sekda Kabupaten Jember, Achmad Imam Fauzi, dalam keterangan persnya, membenarkan laporan tersebut. Dia menjelaskan, peristiwa itu, diketahui , Rabu siang, siang banyak murid TK yang keracunan makanan MBG.
"Dari 18 anak itu, 4 anak opname di RSUK, 1 anak di PKM kaliwates, 1 anak di PKM jemkid dan Yang lain hanya rawat jalan," jelasnya (fsm)
Pilihan Redaksi
NasionalProgram MBG Berjalan Tanpa Tolak Ukur Keberhasilan yang Jelas
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan program Makan Bergizi Gratis hingga akhir 2025 berjalan tanpa cetak biru yang komprehensif, terutama terkait output atau keberhasilan program.Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Aminudin menyampaikan hal tersebut dalam keterangan di Kabupaten Serang, Ban
Suka artikel ini? Beri apresiasi untuk sang penulis.
Berikan tanda suka secara gratis, atau kirim tips agar penulis tetap semangat.
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.




























