
Pelabuhan di Kepri Rawan Penyelundupan Saat Masa Nataru

VOICEINDONESIA.CO, Batam – Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) memperketat pengawasan di sejumlah pelabuhan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 guna mencegah penyelundupan barang-barang terlarang.
Langkah ini dilakukan melalui pengerahan personel dan unit satwa K-9 dalam Operasi Lilin Seligi 2025.
Direktur Samapta Polda Kepri Kombes Pol. Joko Adi Nugroho mengatakan pengamanan difokuskan pada pemeriksaan barang bawaan penumpang kapal laut dan roro yang keluar masuk wilayah Batam.
Upaya tersebut bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat sekaligus menutup celah tindak kejahatan lintas wilayah.
Baca Juga: Kemenhub dan Polri Siap Tindak Truk Sumbu Tiga Saat Nataru“Sesuai instruksi Kapolda Kepri, selama libur Nataru jajaran kepolisian harus hadir memberikan rasa aman dan mencegah segala bentuk kejahatan, termasuk penyelundupan barang terlarang,” ujar Joko saat dikonfirmasi di Batam, Minggu (28/12/2025).
Pada Jumat (26/12), Polda Kepri mengerahkan enam unit anjing pelacak K-9 untuk mengamankan kedatangan penumpang KMP Lome dari Buton, Riau, serta KMP Senangin dari Kuala Tungkal, Jambi, di Pelabuhan Penyeberangan Telaga Punggur, Kota Batam.
Tiga unit K-9 tersebut memiliki spesifikasi pelacakan narkotika dan pengendalian massa (dalmas).
Pengawasan kembali dilakukan pada Sabtu (27/12) sekitar pukul 18.45 WIB di Pelabuhan Bintang 99 Pesada, Batu Ampar.
Baca Juga: Hingga Akhir 2025, Ribuan Napi Risiko Tinggi Dipindahkan ke Lapas NusakambanganUnit K-9 Sabhara Ditsamapta Polda Kepri memeriksa barang bawaan penumpang KM Kelud yang tiba dari Belawan, Sumatera Utara, dan Tanjung Balai Karimun.
Dalam pemeriksaan itu, empat unit K-9 diterjunkan, yakni Jina dan Hank dengan spesifikasi narkotika, Happy untuk bahan peledak (handak), serta Diego dengan spesifikasi dalmas. Dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan barang terlarang maupun benda berbahaya.
Pemeriksaan serupa juga dilakukan di Pelabuhan Telaga Punggur terhadap penumpang KM Lome dari Mengkapan, Riau, dengan hasil nihil pelanggaran.
Joko yang juga menjabat sebagai Kasatgas Opsda Operasi Lilin Seligi 2025 menegaskan bahwa pengawasan di pelabuhan merupakan bagian dari pelayanan kepolisian untuk memastikan mobilitas masyarakat selama Nataru berjalan aman dan lancar.
“Langkah ini untuk mencegah potensi kejahatan serta memastikan momen Natal dan Tahun Baru tidak dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk memasukkan barang-barang terlarang ke wilayah Kepulauan Riau, khususnya Batam,” ujarnya.
Polda Kepri, lanjut Joko, berkomitmen terus meningkatkan pengamanan dan pengawasan selama perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. (af/ri)
Pilihan Redaksi: Menggugat Negara: PMI Bukan Objek, Selamatkan Nyawa dari Jerat Perdagangan ManusiaPilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.


