VOICE Indonesia
Daerah

CPMI Ilegal dan WNA Bangladesh Dicegat di Laut Asahan, Dua ABK Kabur

Afifah - VOICEIndonesia.co
CPMI Ilegal dan WNA Bangladesh Dicegat di Laut Asahan, Dua ABK Kabur
CPMI Ilegal dan WNA Bangladesh Dicegat di Laut Asahan, Dua ABK Kabur
VOICEINDONESIA.CO, Sumut - Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) melalui Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Utara berhasil mencegah pemberangkatan 19 calon pekerja migran Indonesia (CPMI) dan satu bayi secara non prosedural di Perairan Asahan, Sumatera Utara, pada Rabu (24/9/2025). Kepala BP3MI Sumatera Utara, Harold Hamonangan, menjelaskan bahwa pencegahan bermula dari patroli personel Polrestabes Medan yang menghentikan sebuah kapal mencurigakan. “Personel patroli menghentikan kapal yang akan berangkat ke Malaysia di perairan Asahan. Tim gabungan mengamankan satu kapal tanpa nama yang diawaki tiga ABK, namun dua di antaranya melarikan diri dengan terjun ke laut,” kata Harold. Baca Juga: BP3MI Aceh Dampingi Pemulangan Jenazah PMI  Saat pemeriksaan, tim menemukan 9 warga negara asal Bangladesh dan 20 Warga Negara Indonesia (WNI), termasuk satu bayi, yang hendak diberangkatkan secara nonprosedural. “Dari hasil interogasi awal terhadap nakhoda, seluruh penumpang akan diberangkatkan menuju Malaysia tanpa dokumen resmi,” tambahnya. Baca Juga: PAM Jaya Jadi Perseroda, PWNU DKI Ingatkan Jaga Kualitas Air Bersih  Saat ini, kapal beserta ABK, 20 CPMI ilegal dan 9 warga negara Bangladesh telah diamankan dan dimintai keterangan di Ditpolairud Polda Sumut. "Untuk proses selanjutnya dan sampai saat ini masih dilakukan proses penyelidikan dan pengambilan keterangan saksi yang dilakukan oleh Polrestabes Medan," ujar Harold.

Pilihan Redaksi

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi SorotanNasional

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan

Afifah· 16 July 2026
#CPMI Non Prosedural#KP2MI#Perairan Asahan
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.