VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Gerbong mutasi di tubuh Polda Metro Jaya resmi bergulir melalui upacara serah terima jabatan (Sertijab) sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres jajaran yang dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya.
Salah satu rotasi strategis yang menjadi sorotan adalah pergantian pucuk pimpinan di Polres Bandara Soekarno-Hatta, di mana tongkat komando kini resmi berpindah dari Kombes Pol. Ronald Fredy Christian Sipayung kepada Kombes Pol. Wisnu Wardana. Momentum ini dipandang sebagai langkah krusial dalam memperkuat pengamanan di salah satu objek vital nasional tersebut.
Dalam amanatnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri menegaskan bahwa pisah sambut ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghargaan atas pengabdian pejabat lama sekaligus awal tanggung jawab besar bagi pejabat baru.
Kapolda menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi, integritas, dan kerja keras yang telah ditunjukkan oleh para pejabat sebelumnya selama masa tugas mereka.
“Jabatan bisa berganti, namun tanggung jawab pengabdian tidak pernah berubah. Nilai-nilai baik yang telah ditanamkan agar terus dibawa dan dikembangkan di tempat tugas selanjutnya,” ujar Irjen Pol. Asep Edi Suheri pada Senin (5/1/26).
Kepada jajaran pejabat yang baru dilantik, Kapolda menekankan pentingnya menjaga kesinambungan kinerja serta menghadirkan pembaruan yang adaptif terhadap dinamika kamtibmas di Jakarta dan wilayah penyangganya.
Kepemimpinan yang tegas namun adil, cepat namun tetap waspada, serta berorientasi kuat pada pelayanan masyarakat menjadi poin penekanan utama yang harus diimplementasikan di lapangan.
Selain menginstruksikan para Kapolres untuk menekan angka tawuran hingga titik nol melalui kehadiran langsung di lokasi-lokasi rawan, Kapolda juga mewanti-wanti pentingnya deteksi dini.
“Deteksi dini dan mitigasi adalah kunci. Setiap informasi sekecil apa pun harus segera ditindaklanjuti secara cepat dan tepat,” tegasnya di hadapan para pejabat yang melakukan sertijab, termasuk di antaranya Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kapolres Metro Jakarta Selatan, hingga Kapolres Bandara Soekarno-Hatta.
Khusus bagi Kombes Pol. Wisnu Wardana selaku Kapolres Bandara Soekarno-Hatta yang baru, tanggung jawab besar menanti terkait pengamanan pintu gerbang internasional.
Fokus utama diharapkan tertuju pada tindakan preventif yang masif guna mencegah tindak pidana perdagangan orang (TPPO) serta pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara non-prosedural.
Mengingat Bandara Soetta memiliki jadwal penerbangan langsung yang sangat padat menuju negara-negara di kawasan Timur Tengah yang kerap menjadi target pengiriman PMI ilegal, pengawasan ketat dan mitigasi sejak dini menjadi harga mati demi melindungi warga negara dari praktik eksploitasi di luar negeri.
(red)